Yuk Kenali Tanda Masalah Mesin Pada Mobil


Masalah mesin pada mobil merupakan hal vital yang dapat mengganggu kenyamanan berkendara. Berbeda halnya dengan masalah lainnya semisal pada AC. Ya masih bisa buka jendela lah, panas dikit anggap lagi sauna hehe. Atau ada masalah pada kaki-kaki mobil. Ya yang penting mobil jalan, biar lambat asal sampai tujuan haha.

Nah, lain cerita kalo sudah masalah pada mesin. Mengendarai mobil pun akan menjadi tidak nyaman, dag dig dug karena khawatir mobil tiba-tiba mogok. Apalagi kalo posisi mobil sedang di tengah jalan yang ramai atau macet. Basah ketek tar hahaha.

Segala sesuatu ada umurnya, begitupun dengan mobil. Atau lebih khususnya lagi yaitu pada komponen-komponen mesin mobil. Seiring dengan waktu pemakaian komponen mobil lama-kelamaan akan menjadi aus. Lama tidaknya memang tergantung dengan waktu dan cara pemakaian mobil itu sendiri.

Sama halnya dengan penyakit pada manusia, penyakit pada mobil pun memiliki tanda atau gejala yang menandakan mobil kesayangan kita membutuhkan perawatan. Mesin mobil merupakan sebuah sistem yang cukup kompleks. Sehingga memahami tanda masalah pada mobil ini dapat membantu kita untuk lebih mengantisipasi kerusakan rembetan lainnya yang lebih besar lagi.

Kita mulai ya. Kopi dulu diseduh biar enak bacanya hehe.

Indikator Check Engine Menyala

Tanda Masalah Mesin Mobil

Sesungguhnya ini merupakan tanda masalah mesin yang paling jelas dan mudah dikenali. Jadi apabila tanda ini tidak terdeteksi, itu namanya ter-la-lu. Apalagi bila sengaja diabaikan, duh.

Indikator check engine akan secara otomatis menyala apabila ECU mendeteksi adanya kerusakan atau penyimpangan pada mesin mobil. Apabila ini terjadi hentikan kendaraan dan cek sensor-sensor pada mobil apakah ada yang longgar atau tidak. Cek oli apakah ada kebocoran atau jumlah olinya kurang. Cek juga tutup bensin, karena terkadang tutup bensin yang kurang rapat juga menyebabkan indikator check engine menyala.

Apabila semua sudah di cek dan indikator masih menyala maka kita harus membawa mobil ke bengkel untuk didiagnosa dengan engine scanner. Ini adalah cara yang paling akurat untuk mengetahui penyebab indikator check engine menyala.

Pada beberapa jenis mobil, Indikator check engine bisa menyala secara kedap-kedip. Hal ini harus diwaspadai karena ini biasanya berarti tanda masalah mesin yang fatal. Apabila ini terjadi hentikan kendaraan dan sesegera mungkin bawa mobil ke rumah sakit, eh bengkel terdekat hehe.

Kepulan Asap Knalpot

Tanda Masalah Mesin Mobil

Asap dari knalpot termasuk hal normal. Apalagi bila kita memiliki sistem knalpot berjenis cat-back dan straight pipe, dimana catalytic converter sebagai komponen pengatur emisi dilepas dari sistem knalpot mobil.

Akan tetapi bila asap yang keluar terlalu lebay, ini merupakan tanda masalah mesin lainnya yang harus kita waspadai. Terkadang kepulan asap ini juga disertai bau terbakar yang membuat mata perih.

Kepulan asap knalpot dibedakan menjadi tiga jenis berdasarkan warnanya. Dari sana kita bisa mengetahui sumber kerusakan pada mesin.

  1. Apabila banyak asap putih yang keluar dari knalpot maka kemungkinan head gasket atau cylinder head pada mesin sudah aus atau mengalami kerusakan. Asap putih tersebut ditimbulkan dari air atau coolant yang masuk kedalam ruang pembakaran. Untuk memastikannya, cek dipstick oli apakah berwarna coklat creamy (kayak kopi susu). Cek juga coolant pada kondisi mobil dingin apakah berkurang.
  2. Asap hitam mengindikasikan rasio campuran udara-bahan bakar pada ruang pembakaran yang terlalu kaya gemuk/ tebal. Campuran yang terlalu banyak bahan bakar atau terlalu sedikit air maka akan menghasilkan asap hitam.
  3. Salah satu yang apabila terbakar menghasilkan warna biru adalah oli. Apabila knalpot mobil kita mengeluarkan asap biru berarti ada oli yang menyelinap masuk dan terbakar. Kerusakan ini melibatkan komponen-komponen vital mesin yang memerlukan overhaul. Tanda lainnya selain asap yang berwarna biru, tentunya konsumsi oli pada kendaraan akan meningkat.

Tenaga Berkurang dan Konsumsi BBM Meningkat

Tanda Masalah Mesin Mobil

Pernah merasa mobil tenaganya ngempos? Atau mobil kesayangan sering kehausan dikit-dikit minta diisi bensin?

Kedua hal tersebut merupakan tanda masalah mesin yang seringkali berhubungan. Dengan tenaga yang berkurang biasanya kita semakin menekan pedal gas yang otomatis konsumsi bahan bakar pun meningkat. Tanda ini bisa bervariasi sebagai tanda masalah kecil yang bisa selesai dengan tune-up, atau bisa juga tanda masalah besar yang membutuhkan overhaul.

Seiring dengan angka pada odometer yang terus bertambah, sudah sewajarnya mesin semakin lama akan kehilangan performanya. Tetapi apabila tenaga berkurang drastis secara tiba-tiba, perlu diwaspadai untuk kerusakan yang harus segera diperiksa dan ditangani.

Suara Janggal Pada Mesin

Tanda Masalah Mesin Mobil

Istilah populernya ngelitik karena mesin akan membuat suara klitik-klitik. Ini dinamakan dengan engine knocking. Semakin gaduh suaranya otomatis semakin gawat/ cepat pula resiko kerusakannya.

Penyebab utama knocking adalah pengapian tidak sempurna yang disebabkan hal-hal sebagai berikut.

  1. Busi yang sudah lemah/ rusak atau bisa juga disebabkan oleh penggunaan jenis busi yang tidak sesuai dengan mesin.
  2. Penggunaan kadar oktan bahan bakar dibawah standar kompresi mesin.
  3. Ignition timing yang tidak tepat. Ketidaksesuian waktu piston berkompresi dengan nyala percikan busi akan mengakibatkan knocking.
  4. Ketidaksesuaian rasio campuran udara dan bahan bakar pada ruang pembakaran mesin.

Jangan remehkan tanda kerusakan mesin ini karena resikonya dapat membuat komponen internal mesin seperti piston atau crank shaft bengkok bahkan pecah.

Demikian ulasan kali ini. Silahkan untuk yang mau berkomentar atau menambahkan, tulis saja dibawah ya.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *