Drivepedia: Istilah Mobil dan Istilah Car Culture

Drivepedia: Istilah Mobil dan Istilah Car Culture

Dalam dunia otomotif, tepatnya dunia car culture kita akan menemukan banyak sekali istilah mobil. Baik itu dalam artikel, video atau percakapan, istilah-istilah ini seringkali digunakan para enthusiast. Sebut saja seperti bagged, sileighty, wangan, boosted, 2step, straightpipe, apex, understeer, oversteer, gymkhana, dan lain-lainnya. Banyak banget lah pokoknya hehe.

Istilah tersebut ada yang berupa kosakata baku, tetapi memang banyaknya ya merupakan kosakata slang. Sebagaimana layaknya kosakata slang, sebagian diantaranya tidak diketahui siapa yang memulai atau menciptakan kosakata tersebut. Tapi, sebagian lainnya memang ada juga yang diketahui asal muasal terciptanya kosakata tersebut.

Kita ga akan bahas asal muasal tersebut, well karena artikel ini bukan penelitian bahasa hehe. Lagipula tar kepanjangan.

Istilah mobil ini tentunya penting untuk para enthusiast, karena dengan mengetahuinya tentu kita bisa lebih memahami arti atau konteks dari sebuah pembicaraan mobil. Singkatnya, biar kita ga roaming “itu apa ya artinya…”

Seperti judulnya, Drivepedia, disini kita akan membahas pengertian dari istilah mobil dan istilah yang seringkali muncul dalam car culture. Kembali, karena istilah mobil ini sangatlah banyak, kita akan lebih mengutamakan kosakata slang dibanding kosakata baku/ umum. Selain itu, kita juga akan terus mengupdate Drivepedia ini secara berkala. Ditunggu sekali ya komentar dan tambahannya.

Untuk mencari kosakata dengan mudah, bisa menggunakan “Ctrl+F” lalu ketikkan kata yang diinginkan.

DRIVEPEDIA

0-9

107% rule: Aturan di kompetisi balap semisal Formula 1 dimana pada kualifikasi driver harus menempuh waktu selambatnya 107% dari waktu polesitter (urutan ke-1). Apabila driver lebih lambat, maka ia tidak bisa mengikuti balapan. IndyCar menggunakan 105% rule, sedangkan NASCAR menggunakan 115% rule.

2Step: Singkatan dari “2 step rev limiter”. 2step adalah perangkat yang memungkinkan adanya dua rev (RPM) limiter pada mobil. Yang pertama adalah limiter di kisaran RPM rendah sebagai penahan untuk mobil meluncur. Biasanya ini diperuntukkan untuk drag race. Kegunaannya untuk meminimalkan wheel spin dan untuk mengumpulkan boost turbo (spooling).

Yang kedua yaitu rev limiter umumnya yaitu pada kisaran RPM tinggi atau setelah memasuki redline. Limiter kedua tentunya untuk menjaga mesin tidak over-rev yang dapat merusak internal mesin.

4 Banger: Mobil bermesin 4 silinder

A

Anti Lag: Perangkat/ sistem yang berfungsi untuk mengurangi turbo lag. ‘Efek samping’ nya membuat knalpot mobil mengeluarkan suara ledakan dan api. Lengkapnya ada disini.

Apex: Adalah titik puncak sebuah belokan yang terletak di bagian sudut dalam belokan. Apex merupakan fase transisi atau perpindahan antara masuk belokan (entry) dan keluar belokan (exit). Setelah mobil menyentuh apex, kita akan menekan kembali pedal gas untuk keluar dari belokan.

Aero/ Aerodynamic: Bodywork atau modifikasi untuk mengurangi hambatan (drag) angin ketika mobil melaju. Fungsi lainnya adalah untuk meningkatkan gaya tekan ke bawah (downforce) sehingga mobil bisa lebih ‘nempel’ dan stabil ketika melaju kencang.

Airsus: Singkatan dari Air Suspension. Perangkat suspensi yang menggunakan kantong udara sebagai pengganti per. Airsus bisa dikontrol untuk turun naik sesuai kebutuhan.

Drivepedia: Istilah Mobil dan Istilah Car Culture

B

Backward Entry: Istilah dalam drifting dimana mobil melintir/ melakukan drift jauh sebelum masuk ke belokan. Sudut drifting sangat ekstrim sehingga terlihat seakan-akan mobil melintir hampir dalam keadaan membelakangi (backward) arah menuju belokan. Istilah ini juga disebut dengan Reverse Entry.

Bagged: Istilah untuk mobil yang menggunakan air suspension. Bag artinya kantong yang mengacu pada kantong udara pada air suspension.

Big Wang: Istilah untuk rear wing/ sayap belakang segede gambreng.

Blow Off Valve: Perangkat untuk melepaskan udara kompresi hasil turbo yang tidak terpakai ketika pedal gas diangkat. Hal tersebut akan mengurangi beban tekanan udara balik ke turbo sehingga turbo bisa lebih awet. BOV ini akan mengeluarkan bunyi semacam cess cess.

Boost: Besaran tekanan udara hasil kompresi turbo.

Boosted: Mobil yang menggunakan turbo

Bosozoku: Geng otomotif Jepang yang dikenal berandalan dengan gaya pakaian dan modifikasi yang nyeleneh. Geng ini berawal dari geng motor yang kemudian juga meluas dengan adanya mobil-mobil Bosozoku.

Bottle: Nitrous/ NOS. Istilah ini berasal dari tangki nitrous yang berbentuk botol/ tabung.

BOV: Blow Off Valve. Perangkat untuk melepaskan udara kompresi turbo yang tidak terpakai ketika pedal gas dilepas. Dengan adanya BOV, udara kompresi turbo yang tidak terpakai tidak akan kembali ke turbo melainkan dilepaskan ke luar. Bunyinya “cesss cesss”. BOV dapat membuat perangkat turbo bisa lebih awet.

Box Box Box: Istilah F1 yang digunakan kru/ tim untuk memberitahu pembalap agar datang/ masuk ke pit stop.

Brap Brap: Suara knalpot yang seringkali ditujukan pada suara knalpot yang khas dari mesin rotary.

Burnout: Aksi memutar ban dalam keadaan mobil diam yang akan menciptakan kepulan asap tebal. Burnout umumnya dilakukan untuk memanaskan ban sebelum drag race. Meskipun seringkali juga dilakukan untuk aksi pertunjukkan.

C

Camber: Besaran sudut kemiringan roda mobil ke luar atau ke dalam dari garis vertikal. Apabila atas roda miring ke dalam berarti camber negatif.

Chassis: Rangka/ struktur dasar mobil dimana seluruh komponen mobil lainnya dihubungkan.

Chicane: Bagian konfigurasi track balap yang berbentuk menyerupai “S”. Chicane didesain atau diperuntukkan untuk mengurangi kecepatan mobil.

D

Daikoku/ Daikoku PA: Area parkir di Daikoku Jepang tepatnya di prefecture (provinsi) Kanagawa, Yokohama. Tempat ini merupakan salah satu tempat kopdar favorit Jepang. Lengkapnya lihat disini.

Devil Z: Nissan S30Z yang menjadi mobil tokoh utama pada komik/ anime Wangan Midnight. Mobil ini dipercayai sebagai mobil terkutuk dikarenakan memiliki sejarah pemiliknya yang selalu mengalami kecelakaan/ kematian. Devil Z terinspirasi dari kisah nyata mobil dari salah satu anggota club legendaris Jepang, Mid Night. Lengkapnya bisa dilihat disini.

Diffuser: Bodywork atau bagian mobil yang berfungsi untuk mengurai dan mempercepat aliran udara yang ada dibawah mobil. Dengan adanya diffuser, udara di bagian belakang mobil memiliki kepadatan/ tekanan tinggi yang membuat aliran udara di bawah mengalir lebih cepat. Hal ini akan mengurangi hambatan udara (drag) dan membuat mobil memiliki downforce yang lebih besar.

DNA: Did Not Attend. Istilah balap yang menandakan driver tidak mengikuti pertandingan. Driver tersebut terdaftar tetapi tidak ada keberadaannya. Juga disebut sebgai Did Not Arrive alias tidak datang/ hadir.

DNF: Did Not Finish. Istilah balap yang menandakan driver tidak menyelesaikan balapan sampai selesai. Umumnya driver harusnya menyelesaikan minimal 90% total lap untuk dinyatakan mengikuti balapan sampai selesai.

DNS: Did Not Start. Istilah balap yang menandakan driver tidak mengikuti balapan. Berbeda dengan “DNA”, pada DNS driver hadir di sirkuit tetapi tidak mengikuti balapan.

DNQ: Did Not Qualify. Istilah balap yang menandakan driver tidak memenuhi syarat (qualify) pertandingan. Umumnya dikarenakan ketika tahap kualifikasi driver tersebut lebih lambat dari aturan 107% rule (lihat: 107% rule).

Donut: Manuver mobil bergerak berputar-putar membentuk lingkaran yang menghasilkan garis hitam pada jalan dan kepulan asap hitam.

Doritos: Keripik jagung berbentuk segitiga dari Amerika yang populer sejak 1964. Doritos ini menjadi panggilan/ julukan untuk mesin rotary yang memiliki rotor berbentuk segitiga.

Downforce:  Gaya tekan ke bawah. Semakin besar downforce semakin stabil dan ‘nempel’ mobil ke jalan. Berbagai bodywork, desain mobil ataupun aero kit dibuat dengan fokus pada peningkatan downforce.

Downshift: Menurunkan gigi. Downshift disukai para enthusiat karena menimbulkan suara exhaust/ mesin yang ‘merdu’ terutama ketika menggunakan teknik rev-match downshift (lihat: Rev Match Downshift).

Draft/ Drafting: Fenomena/ teknik aerodinamis dimana aliran udara memiliki tekanan rendah di belakang benda yang bergerak. Mobil yang berada cukup dekat di belakang akan memiliki hambatan udara yang lebih kecil yang membuatnya bisa melaju lebih cepat. Drafting disebut juga dengan Slipstream.

Drift: Drift atau drifting merupakan teknik bermanuver yang umumnya pada belokan dengan keadaan mobil yang oversteer. Oversteer sendiri merupakan kondisi ketika bagian belakang mobil melintir/ bergeser yang biasanya diakibatkan ban belakang kehilangan daya cengkram.

Drift King: Julukan pembalap profesional Jepang, Keiichi Tsuchiya yang mempopulerkan drift. Drift King yang seringkali disingkat DK juga merupakan tokoh antagonis utama pada film Fast and Furious: Tokyo Drift. Film ini merupakan salah satu inspirasi besar drifting dalam pop culture.

DRS: Drag Reduction System. Alat/ sistem yang mengurangi hambatan udara dengan mengubah sudut kemiringan pada sayap belakang mobil F1. Aktivasi alat ini memiliki aturan khusus selama pertandingan.

DSQ: Disqualify. Istilah balap yang menandakan driver dikeluarkan dari hasil pertandingan. Biasanya sebagai hukuman dari pelanggaran teknis aturan pertandingan.

Dyno: Alat untuk mengetahui besaran power dan torsi mobil. Digunakan untuk test maupun tuning. Dyno merupakan singkatan dari dynamometer.

E

ECU: Engine Control Unit. ECU mengolah data dari sensor-sensor mobil yang digunakan untuk mengatur kerja berbagai perangkat/ komponen lainnya.

Eurobeat: Genre musik elektronik asal Eropa. Aliran musik ini menggabungkan Euro Disco dan Italo Disco. Dalam istilah mobil, Eurobeat sangat identik dengan Initial D dan drifting. Initial D merupakan salah satu inspirasi besar bagi dunia drifting. Dalam adaptasi anime nya, film ini menggunakan Eurobeat untuk setiap adegan pertarungan mobil nya.

F

Fart Can: Fart artinya kentut, can artinya kaleng. Kaleng kentut. Istilah ini merupakan ejekan untuk mobil yang menggunakan knalpot segede gambreng dengan suara berisik yang sangat mengganggu. Istilah di kita semacam ‘knalpot angkot’. Fart can di Amerika juga cukup identik dengan mobil-mobil ricer dan ehem- Honda Civic.

Flat-out: Menginjak pedal gas sampai rata alias gaspoooll. Flat-out dalam dunia racing berarti juga menggunakan 100% kemampuan mobil tanpa menahan-nahan atau memikirkan hal lainnya (durability, keselamatan, bensin, dll)

Forged: Komponen mobil yang dibuat melalui metode forging. Biasanya velg atau internal mesin semisal piston. Dalam forging, tidak digunakan casting atau melelehkan material terlebih dahulu. Melainkan material awalnya menggunakan blok material padat yang kemudian dipanaskan dan langsung dibentuk sesuai desain. Hasilnya, komponen memiliki durability yang sangat kuat.

G

Gentlemen Agreement: Kesepakatan bersama yang tidak tertulis antara dua pihak atau lebih. Dalam dunia mobil, kesepakatan ini diantara para produsen mobil. Di Jepang, para produsen sepakat bahwa mobil produksi umum memiliki power tidak melebihi 280 hp. Kesepakatan ini berakhir di 2005. Di Jerman, para produsen sepakat untuk mobil produksi umum memiliki top speed tidak melebihi 250 km/jam.

Grip: Besaran cengkeraman roda/ ban mobil pada jalan.

Ground Effect: Metode aerodinamis untuk menciptakan downforce melalui bentuk body mobil terutama bentuk bagian bawah mobil. Ground effect membuat aliran udara di bawah mobil berkurang drastis. Metode ini digunakan terutama pada F1 era retro alias tahun 70-80an.

Gymkhana: Salah satu cabang motorsport yang mirip-mirip drifting. Bedanya pada gymkhana penilaian terletak pada seberapa cepat waktu yang digunakan. Berbeda dengan drifting yang penilaiannya lebih pada keindahan dan kesempurnaan drift.

Pada Gymkhana ada berbagai bagian lintasan yang membutuhkan skill tinggi untuk bisa dilalui dengan cepat. Berputar 180 derajat, berputar 360 derajat, figure-8, dan lainnya. Gymkhana agak mirip Slalom tapi lebih banyak menggunakan unsur drifting.

Drivepedia: Istilah Mobil dan Istilah Car Culture

H

Hachiroku: Panggilan atau julukan untuk Toyota Corolla AE86. Hachiroku berarti delapan (hachi) enam (roku). Mobil ini sangat populer sejak menjadi mobil tokoh utama Initial D.

Hako/ Hakosuka: Panggilan atau julukan dari GT-R pertama di dunia, Nissan Skyline GT-R Hakosuka. “Hako” berarti kotak atau box. Sedangkan “Suka” merupakan kependekan dari kata Sukairain (Skyline). Singkatnya arti dari Hakosuka adalah Skyline kotak, karena memang bentuknya yang boxy alias kotak.

Hairpin: Belokan 180 derajat dimana mobil akan keluar belokan dengan posisi kebalikan dari arah masuk belokan.

Heel Toe: Teknik lanjutan dari rev matching. Heel and Toe merupakan teknik menurunkan gigi (downshift) dengan rev matching yang digabung dengan pengereman (braking). Driver melakukan rev matching (tap/ tepuk pedal gas) sambil sekaligus mengerem dengan menggunakan heel (tumit) and toe (jari kaki). Lengkapnya bisa dilihat disini.

Homologation: Persayaratan yang harus dipenuhi sebuah mobil untuk mendapatkan sertifikasi mengikuti sebuah kejuaran balap.

Hot Hatch: Versi atau model performa tinggi dari sebuah mobil hatchback. Misal, VW Golf GTI atau Ford Escort RS.

I

Itasha: Mobil bertema tokoh anime. Umumnya berupa wrap sticker meski seringkali sampai hiasan/ modifikasi eksterior. Bukan sekedar mempermanis atau memberikan identitas saja. Itasha memiliki tujuan lainnya seperti misalnya sebuah tribute atau bukti kecintaan terhadap tokoh anime yang disukai. Lengkapnya bisa dilihat disini.

—-

J

JDM: Pengertian sebenarnya dari JDM adalah mobil buatan pabrikan resmi yang hanya dipasarkan/dijual khusus untuk pasar domestik (dalam negeri) Jepang. Dari pengertian tersebut dapat kita tegaskan bahwa mobil JDM merupakan mobil yang tidak di ekspor keluar Jepang, melainkan hanya untuk dijual dan digunakan di dalam negeri Jepang.

Meskipun pada keseharian, istilah ini seringkali menjadi lebih luas lagi. Lengkapnya bisa dilihat disini.

K

Kaido Racers: Club mobil  Jepang yang menggunakan mobil JDM vintage dan memodifikasi mobilnya dengan gaya seperti Bosozoku. Hanya saja, kebanyakan dari modifikasi mobilnya tidak seagresif atau tidak senyeleneh Bosozoku.

Kebanyakan dari anggota Kaido Racer pun tidak berkaitan dengan Bosozoku. Mereka hanya terinspirasi dengan gaya modifikasi mobilnya saja. Jadi secara attitude-pun, mereka orang-orang normal alias bukan berandalan.

Kanjo: Area jalan tol bernama Kanjo Loop Line sepanjang 21 km di Osaka Jepang. Jalan ini terhubung (loop) sehingga menjadi sebuah track oval. Disinilah tempat para honda enthusiast, Kanjozoku melesat cepat memutari Kanjo setiap malamnya.

Kanjozoku: Club mobil street racer Honda yang menjadi legenda di Osaka Jepang. Merekalah para VTEC warriors yang menggunakan Kanjo Loop Line sebagai tempat untuk memacu adrenaline. Lengkapnya ada disini.

Kouki: Istilah JDM yang berarti model akhir/kedua dari sebuah produksi mobil. Bisa juga disebut versi facelift atau versi updated.

L

Launch Control: Perangkat atau fitur mobil yang memungkinkan mobil meluncur berakselarasi dengan cepat dari keadaan diam. Dengan launch control, kita bisa mengatur pada berapa RPM kita akan meluncurkan mobil kita. RPM akan naik di tahan pada besaran RPM yang diinginkan meskipun kita menginjak pedal gas penuh. Setelah mobil meluncur, fitur ini akan otomatis non-aktif.

Liberty Walk: Modifikator bodykit Jepang yang terkenal dengan gaya widebody, overfender, ceper dan nuansa reckless. Ciri khas utamanya adalah modifikasinya kebanyakan ditujukan untuk mobil-mobil high end supersportcar/ supercar seperti Ferrari, Lamborghini atau Mclaren. Lengkapnya bisa dilihat disini.

Livery: Corak warna atau desain sticker pada mobil yang umumnya digunakan pada mobil balap. Livery ini melambangkan tema dari sponsor, tentunya juga mengandung tulisan maupun logo dari sponsor tersebut. Livery mobil legendaris bisa dilihat disini.

M

Morning Run: Aktifitas mengendarai mobil di (awal) pagi hari saat weekend atau hari libur. Ketika itu suasana jalan lebih lenggang dan badan masih fresh sehingga mood driving terasa lebih nikmat. Morning run bisa dilakukan hanya untuk sekedar jalan-jalan bersama mobil tercinta atau juga dilakukan untuk berangkat ke tempat kopdar komunitas mobil.

Meth: Singkatan dari Methanol yang mengacu pada modifikasi/ perangkat methanol injection. Methanol yang biasanya dicampur dengan air disemprotkan pada sistem pembakaran untuk proses pendinginan. Lengkapnya ada disini.

Midnight Club: Club mobil Jepang pemuja kecepatan tinggi yang legendaris. Keberadaan mereka serta identitas anggotanya diselimuti oleh rahasia dan misteri. Lengkapnya bisa dilihat disini.

N

NOS: Nitrous Oxide System atau Nitrous. Metode meningkatkan tenaga mesin dengan mengalirkan/ menyuntikkan (inject) nitrous oxide ke dalam ruang pembakaran. Uniknya, NOS ini sebenarnya merupakan nama merk dan bukan nama istilah atau barang. Sama halnya seperti Aqua. Lengkapnya bisa dilihat disini.

O

Odaiba DECKS: Salah satu tempat kopdar favorit di Jepang. Terletak di Odaiba, Tokyo tepatnya di Odaiba DECKS. Tempat kopdar ini berada di parkir basement dikelilingi oleh pusat wisata dan perbelanjaan.

Oversteer: Kondisi dimana roda belakang mobil slip atau kehilangan daya cengkramnya. Bagian mobil belakang akan melintir lalu seakan-akan ingin ngesot kedepan. Oversteer akan cenderung terjadi pada mobil dengan penggerak roda belakang (RWD). Lengkapnya ada disini.

Overtake: Menyusul atau mendahului mobil lawan.

P

Pacenote: Petunjuk jalan berupa kode untuk balap rally. Pacenote dibacakan co-driver kepada driver untuk memberitahu kondisi jalan di depan mobil. Selain petunjuk arah, kode dari pacenotes juga berisikan beragam petunjuk lainnya seperti jenis belokan, elevasi, kondisi tanah, dan informasi lainnya. Contoh: “Right 5 over crest, Left 3 don’t cut, 100 Right 1 tidy into Left 2, 300 double caution jump, left 2 into right 3 tightens.” Lengkapnya ada disini.

Pandem: Salah satu produk body kit dari TRA-Kyoto yang merupakan modifikator bodykit terkenal dari Jepang. Popularitas TRA-Kyoto melesat berkat produk bodykit-nya, Rocket Bunny.

Pocket Rocket: Istilah untuk mobil kecil dengan performa tinggi yang mampu melesat cepat. Umumnya ditujukan untuk mobil kelas supermini atau hatchback.

Pop and Bang: Kondisi dimana knalpot mengeluarkan bunyi letupan dan ledakan. Hal ini umumnya terjadi dari penambahan fitur antilag, retard timing, atau tuning lainnya. Pop and Bang juga bisa menjadi indikasi adanya failure atau kerusakan pada sistem mesin mobil.

Pop and Crackles: Sama seperti Pop and Bang tetapi bunyi letupan berlangsung lebih panjang dan keras. Hal ini menimbulkan suara gemuruh seperti bunyi gemuruh petir.

Power Shift: Teknik memindahkan gigi dengan sama sekali tanpa melepaskan pedal gas. Jadi pedal gas tetap ditekan penuh ketika memindahkan gigi. Perpindahan gigi disini adalah menaikkan gigi misal dari gigi 1 ke 2, 2 ke 3, dan seterusnya. Karena inilah, power shifting juga terkadang disebut dengan istilah full-throttle shift. Lengkapnya ada disini.

Q

Drivepedia: Istilah Mobil dan Istilah Car Culture

R

RAUH-Welt BEGRIFF: Modifikator bodywork Porsche dari Jepang yang sangat populer. Gaya modifikasi umumnya sama dengan Liberty Walk atau Rocketbunny. Hanya saja, modifikator ini hanya memodifikasi satu merk saja, Porsche. Lengkapnya ada disini.

Racing Line: Garis imajiner yang digunakan saat balap terutama pada saat mobil berbelok atau cornering. Tujuan dari racing line adalah minimalisasi waktu tempuh. Seberapa cepat kita bisa masuk ke dalam dan ke luar dari sebuah belokan. Racing line juga digunakan untuk melakukan manuver dalam belokan baik itu overtake (attacking) maupun saat defending. Lengkapnya ada disini.

RE-Amemiya: Modifikator mobil rotary di Jepang yang sangat legendaris. RE-Amemiya dirintis sejak 1974 dan memang merupakan pioneer modifikator spesialis rotary engine dunia. RE pada RE-Amemiya sendiri adalah singkatan dari Rotary Engine.

Retard/ Retard Timing: Memperlambat proses pengapian/ pembakaran pada silinder. Umumnya ini dilakukan melalui tuning ECU untuk menghasilkan pop and bang/crackles dari exhaust. Tujuan lainnya juga bisa sebagai sistem anti lag pada mesin turbo. Turbin turbo tetap berputar (spooling) berkat adanya daya dorong dari ledakan yang keluar ke saluran exhaust.

Retirement/ Reft: Sama dengan “Did Not Finish” (lihat DNF).

Rev: Kependekan dari revolutions. Rev sering menjadi singkatan dari RPM. Selain itu seringkali juga digunakan untuk makna “meng-gas” atau “menggerung-gerung mesin”.

Rev Match: Menyesuaikan putaran gigi/ transmisi dengan putaran mesin (rpm). Tujuannya adalah untuk mengurangi beban pada transmisi sehingga lebih awet, mempermulus & memperstabil laju kendaraan, dan mengurangi/ mencegah transfer beban.

Rev Match Downshift: Teknik melakukan rev match sambil menurunkan gigi (downshift). Singkatnya dilakukan dengan meng-tap pedal gas (menaikkan rpm) sambil menurunkan gigi. Lengkapnya ada disini.

Reverse Entry: Lihat “Backward Entry”.

Revving: Menggas/ Menggerung-gerungkan mobil.

Rice: Plesetan dari kata “race” (balapan). Istilah ini ditujukan pada mobil atau tindakan modifikasi tampilan mobil agar terlihat seperti mobil balap tetapi malah menjadi norak. Rice seringkali juga diartikan menjadi dua kepanjangan. Race Inspired Cosmetic Enhancements dan Radically Immature Car Enthusiast. Lengkapnya ada disini.

Ricer: Pelaku modifikasi rice atau pemilik mobil rice.

Rocket Bunny: Produk body-kit yang diciptakan dan dijual oleh TRA Kyoto di Jepang. Rocket Bunny merupakan salah satu produk/modifikasi bodykit yang sangat populer di dunia car culture. Gaya modifikasi ini berupa widebody, overfender, spoiler, ban lebar, ceper dengan aura reckless. Berbeda dengan Liberty Walk yang menyasar supercar, kebanyakan rocket bunny ditujukan untuk mobil sport.

Rocky Auto: Modifikator mobil vintage JDM yang terkenal di dunia, didirikan oleh Watanabe Yoshiya pada Juli 1987. Mobil vintage JDM ini tepatnya mobil-mobil Nissan dan Toyota. Sebut saja seperti mobil legendaris Hakosuka, Kenmeri, Skyline klasik, Fairlady Z, dan 2000GT. Lengkapnya ada disini.

Roll Bar: Kependekan dari antiroll bar. Roll bar adalah perangkat berupa palang atau tiang besi yang dipasang pada mobil ditujukan untuk merubah karakter handling mobil. Mobil akan terasa rigid dan kaku yang sangat berguna untuk kestabilan terutama pada kecepatan tinggi.

Roll Cage: Mirip-mirip dengan roll bar, hanya saja bentuknya menyerupai sangkar atau kurungan di dalam interior mobil. Selain fungsi menambah rigid dan kestabilan, roll cage juga berguna sebagai safety driver.

Rolling Shot: Jenis foto atau video mobil dimana mobil direkam/difoto dalam posisi berjalan. Juga disebut ‘roller’

RWB: Lihat RAUH-Welt BEGRIFF.

S

Sandbagging: Dengan sengaja menggunakan/memperlihatkan performa dibawah kemampuan yang sebenarnya. Hal ini ditujukan untuk mendapatkan keuntungan, unsur kejutan, sebuah trik/siasat, atau hanya sekedar ‘bermain-main’.

SEMA: Seringkali identik dengan SEMA Show yang merupakan hajat pameran otomotif mobil kelas dunia yang sangat bergengsi. SEMA sendiri merupakan asosiasi otomotif mobil dengan 6.383 anggota di seluruh dunia yang terdiri dari produsen aftermarket, produsen OEM, media, dealer mobil, distributor, modifikator, spesialis restorasi dan lainnya.

Sileighty: Nissan 180SX dengan bagian depannya; headlight, kap, fender, bumper menggunakan part Nissan Silvia. Singkatnya depannya Silvia, belakangnya Eighty (180SX). Dalam penulisan seringkali ditulis Sil80.

Slammed: Mobil dengan modifikasi sangat ceper. Seringkali gasruk.

Sleeper: Mobil yang terlihat biasa saja/standar/tua dari luar tetapi ternyata memiliki performa/ tenaga yang luar biasa. Mobil sleeper merupakan kebalikan dari mobil ricer. Bahasan lengkap ada disini.

Slicks: Jenis ban yang tidak memiliki pola ukiran sehingga memiliki area kontak yang besar pada jalan. Jenis ban ini hanya digunakan pada kondisi jalan kering.

Slip Stream: Lihat draft/ drafting.

Spacer: Kependekan dari wheel spacer. Perangkat yang menambah jarak lebar roda mobil. Dengan penambahan spacer, roda akan didorong ke luar dari kedudukan awal. Tujuannya adalah meningkatkan handling, mempercantik tampilan ataupun untuk dapat menggunakan ban/velg yang lebih besar. Meskipun demikian penggunaanya dinilai berbahaya, mengurangi performa (karena berat), dan menambah beban kerja bearing roda.

Splitter: Modifikasi pada body mobil yang dipasang di bawah front bumper/lips. Fungsinya untuk memecah (split) atau memisahkan udara dari depan. Splitter mendorong udara bertekanan tinggi untuk naik ke atas mobil dibandingkan menuju bawah mobil. Hal ini akan meningkatkan downforce dan tentunya traksi mobil.

Spoiler: Perangkat aerodinamis mobil yang ditempatkan di bagian belakang mobil. Tujuannya adalah untuk mengatur aliran udara sehingga mengurangi hambatan udara terutama pada kecepatan tinggi. Spoiler seringkali disamakan dengan wing, meski keduanya berbeda. Ukuran wing jauh lebih besar dan fungsinya lebih fokus pada tujuan meningkatkan downforce di bagian belakang. Wing juga tentunya menambah hambatan udara, berbeda dengan spoiler yang mengurangi hambatan udara.

Straight Pipe: Sistem knalpot mobil dimana dari header sampai ke ujung hanyalah pipa. Tidak ada cat, resonator, bahkan juga muffler. Tujuannya memperlancar pengeluaran gas buangan. Suara dari sistem knalpot ini otomatis menjadi lebih kasar dan (sangat) berisik.

Stance: Aliran modifikasi dengan element utama suspensi rendah (ceper), ban besar dan lebar, negative camber, dan sering juga ban ketarik/ ban donat (stretched).

Stang: Kependekan/ panggilan singkat untuk Mustang.

Static: Jenis aliran stance yang menggunakan suspensi yang tidak bisa dirubah/ diatur ketinggiannya. Static seringkali disebut sebagai stance sejati atau dedikasi stance yang sesunguhnya. Hal ini dikarenakan mobil tidak akan berubah ketinggiannya. Para pemuja static menganggap penggunaan airsus adalah bentuk ‘cheating’ dan tidak mencerminkan jiwa stance sejati.

Stock: Standar pabrik/ bawaan pabrik/ tanpa modifikasi.

Stututu: Suara turbin turbo yang diakibatkan udara kompresi yang tidak terpakai berbalik ke arah turbo (compressor surge). Disebut juga dengan istilah turbo flutter. Hal ini dinilai tidak baik untuk kesehatan turbo dalam jangka panjang. Oleh karena itu hadir perangkat Blow Off Valve (BOV) untuk melepaskan udara kompresi yang tidak terpakai ke luar.

Meskipun demikian, tidak sedikit enthusiat yang membiarkan dan tidak memasang BOV karena suara stututu ini begitu menyenangkan untuk didengar.

T

Tatsumi/ Tatsumi PA: Tempat car meet Jepang favorit di daerah Tatsumi, Tokyo. Tempat parkir ini luasnya terbatas dan posisinya pun berada tepat di pinggir jalan tol. Mirip-mirip seperti paddock dalam Formula 1 atau balap mobil. Posisi Tatsumi PA berada sangat dekat dengan Wangan Loop C1 yang terkenal. Tempat dimana para penggemar kecepatan memacu mobilnya memutari jalan tol Tokyo dalam sebuah lingkaran. Lengkapnya ada disini.

T-Bone: Tabrakan dengan posisi bagian depan mobil menabrak bagian samping mobil lainnya sehingga menyerupai huruf T. Tabrakan ini sangat berbahaya dikarenakan struktur mobil bagian samping tidak didesain untuk meredam tabrakan sebaik bagian depan mobil.

Throttle: Gas

Top Secret: Workshop/ modifikator yang dikenal dari founder nya, Kazuhiko “Smokey” Nagata. Smokey adalah pemburu top speed legendaris dengan mobil yang paling populernya adalah Supra V12. Lengkapnya ada disini.

Trail Braking: Teknik pengereman secara bertahap. Jadi kita akan berbelok sambil melepaskan rem dengan bertahap (tidak sekaligus). Bahasan lengkapnya ada disini.

Tunnel Run: Aktifitas mengemudikan mobil di dalam terowongan dengan memacu atau menggerungkan mobil. Tujuannya untuk mendengarkan simfoni suara exhaust dan mesin yang bergema dengan indah. Sangat disarankan untuk membuka jendela dan melakukan downshift ketika tunnel run.

U

Umihotaru/ Umihotaru PA: Tempat car meet Jepang favorit yang lokasinya berada di tengah lautan! Ya bukan lautan lah, tapi tepatnya di tengah teluk yaitu Teluk Tokyo (Tokyo Bay). Jadi, di Tokyo Bay itu ada jalan tol panjang yang melintasi teluk dan menghubungkan daratan. Namanya Tokyo Bay Aqua Line. Bahasan lengkapnya ada disini.

Understeer: Kondisi dimana roda depan slip karena mendapat beban kerja yang terlalu besar ketika berbelok, baik itu akibat melaju atau mengerem terlalu kencang. Pada saat itu roda akan kehilangan daya cengkramnya sehingga mobil akan sulit berbelok dan tetap melaju lurus. Pada mobil dengan layout penggerak roda depan (FWD) tenaga mesin disalurkan ke roda depan yang juga merupakan roda untuk berbelok. Itulah kenapa mobil FWD akan cenderung untuk understeer. Lengkapnya ada disini.

V

VIP: Aliran modifikasi Jepang dengan elemen kunci diantaranya mobil luxury berukuran besar (umumnya sedan RWD), ceper, velg besar biasanya chrome, kaca film gelap. Gaya modifikasi ini seringkali memiliki aura yakuza atau gengster.

W

Wangan: Rute/ Jalan lajur cepat (express way) yang terletak di area pinggir pantai atau teluk. Mungkin kalo di kita tol dalam kota. Wangan biasanya memiliki karakter jalan yang panjang dan lurus menjadikan rute ini tempat para enthusiast menikmati mobil kesayangannya.

Istilah wangan dikenal luas semenjak diangkat menjadi tema pada manga atau film Wangan Midnight. Serial ini diadaptasikan dari kisah nyata geng balap misterius yang legendaris, Midnight Club.

Wastegate: Perangkat pada sistem turbo yang berfungsi untuk mengatur jumlah besaran boost/ udara kompresi yang digunakan.

Wall Tap: Disebut juga wall kiss. Merupakan istilah drifting dimana bagian belakang bumper atau sayap mobil menyentuh tembok saat manuver drifting dilakukan. Wall tap sangatlah memukau karena kita bisa meilihat tidak ada gap atau gap yang sangat tipis antara mobil dengan tembok, sebuah akurasi yang sangt presisi.

Wheelie: Istilah ketika bagian depan mobil terangkat saat mobil melakukan akselarasi atau saat meluncur. Umumnya wheelie terjadi pada mobil RWD saat drag race.

Wheelie Bar: Perangkat berupa palang atau tiang beroda kecil yang dipasang di bagian belakang mobil. Wheelie bar berfungsi untuk membantu agar bagian depan mobil tidak terangkat terlalu tinggi yang dapat menyebabkan mobil terbalik.

Wheelspin: Kondisi dimana ban kehilangan traksi saat mobil berakselarasi.

Wings: Perangkat aerodinamis mobil yang ditempatkan di bagian belakang mobil. Wing seringkali disamakan dengan spoiler, meski keduanya berbeda.

Ukuran wing jauh lebih besar dan fungsinya lebih fokus pada tujuan meningkatkan downforce di bagian belakang. Sedangkan spoiler lebih ditujukan untuk mengatur aliran udara sehingga mengurangi hambatan (drag). Sebaliknya, wing justru menambah hambatan udara dan menghasilkan gaya tekan ke bawah (downforce).

X

Y

Z

Zenki: Istilah JDM yang berarti model akhir/kedua dari sebuah produksi mobil. Bisa juga disebut versi facelift atau versi updated.

Demikian ulasan kali ini.

Selain daftar istilah di atas, tentunya masih ada banyak lagi istilah-istilah mobil lainnya. Yang namanya kamus atau ensiklopedia ya pasti tebal-tebal. Jadi, tentunya kita juga akan terus mengupdate Drivepedia ini secara berkala.

Ada istilah mobil yang belum masuk ke Drivepedia di atas? Ditunggu sekali ya komentar dan tambahannya.

Untuk ulasan dan bahasan mobil menarik lainnya, ikuti juga Instagram kita ya!

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *