Itasha : Modifikasi Mobil Bertema Anime


Itasha merupakan istilah slang bahasa Jepang untuk mobil yang dihiasi stiker bertema karakter anime/ manga. Pernah melihat mobil dengan stiker tokoh kartun jepang? Itulah mobil itasha. Memang mobil dengan modifikasi visual seperti ini jarang dijumpai sehari-hari.

Stiker memang merupakan bentuk modifikasi yang paling murah dan praktis. Fungsinya pun 100% adalah hanya berupa tambahan penampilan visual. Dengan stiker, mobil dapat dipermanis dan memberikan identitas tersendiri yang membedakannya dengan mobil lainnya.

Pada mobil Itasha, stiker ini bukan sekedar mempermanis atau memberikan identitas saja. Ada tujuan lainnya seperti misalnya sebuah tribute atau bukti kecintaan terhadap tokoh anime yang disukai.

Modifikasi visual ini memang identik dengan otaku atau penggemar berat anime/ manga. Pada awalnya jenis mobilnya kebanyakan masih berupa city car biasa saja. Namun pada perkembangannya, itasha mulai meluas dan menjadi trend atau gaya modifikasi visual baru. Beberapa mobil balap bertema anime mulai bermunculan seperti misal di kejuaraan balap Super GT atau pada mobil balap drifting D1GP. Bahkan beberapa mobil sport premium atau mobil luxury pun ada juga yang memodifikasi dengan gaya visual ini.

Dalam ulasan kali ini kita akan membahas mobil itasha ini. Mulai dari sejarah awal, penyebaran, dan pengaruhnya.

Sudah siap kopinya? Kita mulai saja.

Pengertian Itasha

Itasha : Modifikasi Mobil Bertema Anime

Terjemahan langsung dari itasha adalah “pain car” atau mobil sakit. Ita dari kata itai yang artinya sakit. Sha berarti mobil. Tapi bukan hanya mobil saja, istilah ini juga bisa untuk kendaraan lainnya seperti motor. Sedangkan untuk sepeda, ya memang ada versi sepedanya, namanya Itachari. Chari berarti sepeda.

Kenapa dinamakan kendaraan sakit?

Memiliki atau mengendarai itasha akan menyakitkan karena seringkali menjadi bahan cibiran orang. Fanatisme terhadap tokoh kartun seringkali dipandang negatif oleh masyarakat. Apalagi tokoh anime yang dijadikan tema seringkali adalah gadis-gadis anime yang cute. Ini memberikan imej kekanak-kanakan, konyol, atau bahkan imej kesepian “forever alone” bagi para pemiliknya. Jadi ya siap-siap ditertawakan, dicibir, dipandang hina. Painfully embarrassing. Mungkin seperti itulah makna dari itasha.

Sejarah Awal

Itasha : Modifikasi Mobil Bertema Anime

Istilah Itasha sebenarnya di Jepang sudah ada sejak tahun 80an. Namun ketika itu, istilah tersebut memiliki makna lain. Pada awalnya ini merupakan singkatan dari Itaria-sha yang berarti kendaraan Italia atau mobil premium Italy.

Pada tahun 90an, para penggemar anime di Jepang mulai menghias kendaraan mereka dengan stiker dan pernak-pernik anime. Mereka terpengaruh dari gaya modifikasi Bosozoku (gang otomotif jalanan Jepang) dan Dekotora (truk yang dihias-hias). Mereka menamakan menghias kendaraan dengan tema anime ini dengan istilah itasha.

Maknanya seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, kendaraan yang bisa membuat penggunanya sakit hati. Tetapi disanalah nilai pengorbanan dan bukti kecintaan pada tokoh anime yang disukai. Jadi semacam tribute atau persembahan pada tokoh anime kesayangan.

Selain itu, menggunakan barang yang dibalut gambar yang kita senangi tentu menyenangkan bukan? Ya mungkin semacam memasang wallpaper gambar yang kita sukai di komputer atau di handphone. Cuman ya ini di mobil.

Pada masa itu juga muncul kendaraan yang dihias dengan foto-foto artis penyanyi wanita atau idol/ girlband. Pernah liat ada truk yang dihiasi foto wanita? Nah seperti itulah, hehe.

Penyebaran

Itasha : Modifikasi Mobil Bertema Anime

Pada tahun 90an, istilah itasha sebagai mobil tema anime sudah ada tetapi belum banyak dikenal orang. Singkatnya masih sebagai istilah di kalangan tertentu semisal para otaku penggemar anime.

Perkembangan teknologi printing serta internet awal tahun 2000 membuat gaya modifikasi visual ini menyebar pada kalangan luas. Itasha sebagai sebuah budaya atau culture pertama kali diangkat pada publik di acara Comikets (Comic Markets) pada awal 2005.

Dua tahun kemudian, pada tahun 2007 pertama kalinya diadakan meetup para pemilik mobil bertema anime dengan jumlah yang besar. Event ini berawal dari komunitas online para penggemar gadis anime yang cute (moe). Merekalah yang kemudian mencetuskan ide pertemuan itasha besar-besaran di acara Auto Salon (Autosaroone).

Pada November 2008, hampir sebanyak 600 kendaraan bertema anime berkumpul di distrik Odaiba. Hal ini mendapat banyak perhatian masyarakat luas di Jepang. Apalagi pada event itu juga dipamerkan sebuah Ferrari F430 Spider yang telah dimodifikasi menjadi mobil Itasha!

Dari event tersebut bukan hanya nasional, tetapi dunia internasional pun mulai memperhatikan dan memberitakan mengenai Itasha. Event besar di Odaiba itu mendapat liputan pada beberapa blog terkenal seperti Kotaku dan Jalopnik.

Sekarang mobil bertema kartun Jepang ini seringkali bisa kita jumpai di kawasan perbelanjaan yang menjual produk anime/ manga seperti Akihabara, Nipponbashi, dan Osu.

Pengaruh

Itasha : Modifikasi Mobil Bertema Anime

Seiring bertambah populernya itasha, modifikasi ini mulai terlihat pada beberapa mobil-mobil sport dan mobil balap. Pada 2008 mobil yang yang dihias dengan tema Hatsune Miku ikut serta dalam kejuaraan balap mobil Super GT. Mobil bertema anime juga terlihat pada kejuaraan drifting Jepang yang terkenal D1 Grand Prix.

Fenomena modifikasi visual ini juga membuat beberapa produsen mobil Jepang menggunakan tokoh anime sebagai pendongkrak pemasarannya. Toyota menggunakan Hatsune Miku untuk menjual Corolla dan Mazda menggunakan tokoh Kirino dari seri anime Ore no Imouto.

Sebagaimana halnya budaya Jepang lainnya, pengaruh itasha juga menyebar pada negara-negara lainnya. Mobil bertema anime ini memiliki komunitas di luar Jepang seperti misalnya Amerika, Taiwan, Pilipina, dan Indonesia.

Itasha Indonesia didirikan pada tahun 2012. Anggotanya kini sudah lebih dari 100 mobil dari berbagai kota di Indonesia. Mereka seringkali hadir mengikuti event bertema mainan ataupun kejepangan.

Demikian ulasan kali ini. Modifikasi terutama yang berupa visual alias hanya kosmetik memang rentan perdebatan. Ujung-ujungnya memang kembali pada preference dan selera masing-masing. Saya sendiri masih bisa menikmati beberapa tampilan mobil itasha, sedangkan beberapa lainnya…tidak.

Gimana nih menurut kalian, ada yang tertarik meng-itasha-kan mobilnya? Karakter/ anime mana yang mau kalian jadikan tema?

Ditunggu ya komentarnya. Untuk ulasan dan bahasan mobil menarik lainnya, ikuti juga Instagram kita ya!

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *