5 Livery Mobil Balap Iconic Terbaik Sepanjang Masa

5 Livery Mobil Balap Iconic Terbaik Sepanjang Masa

Ada beberapa livery mobil yang sangat iconic dan legendaris dalam dunia otomotif mobil. Begitu kita melihat livery-livery ini, akan terasa aura motorsport yang kental menyelimutinya. Apalagi, kebanyakan livery ini memang berasal dari klasik 70-80an. Sebuah rentang waktu yang merupakan era motorsport yang sangat mempesona.

“When sex was safe and racing was dangerous”.

Quote dari Jackie Stewart ini menggambarkan betapa menegangkannya balap mobil ketika itu. Dulu sex jauh lebih aman, dalam artian aman dari AIDS dan penyakit-penyakit STD lainnya. Tenang, ga usah khawatir, ga perlu mikir panjang. Racing di sisi lain, sangatlah berbahaya dan beresiko tinggi! Penuh kekhawatiran dan mencekam! Berbeda 180 derajat dengan saat ini. Sex jauh lebih berbahaya dan beresiko dan racing jauh lebih aman.

Tekhnologi dan keselamatan dalam motorsport tidaklah secanggih dan ‘senyaman’ saat ini. Adu nyali dan adu skill benar-benar menjadi penentu dalam drama kecepatan tinggi yang sangat menegangkan! Sirkuit menjadi layaknya colloseum dimana para pembalap sebagai gladiator yang nyawanya dipertaruhkan antara kemenangan dan kematian.

Lalu apa hubungannya dengan livery-livery yang akan kita bahas?

Pesona dari sejarah motorsport tersebut melekat pada livery-livery ini. Ada aura racing serta ikatan antara “Man and Machine” yang kental setiap kita memandangnya.

Well, kita mulai saja. Kopinya sudah siap kan? hehe

Gulf

5 Livery Mobil Balap Iconic Terbaik Sepanjang Masa

Siapa sangka perpaduan warna biru langit dengan oranye akan menjadi salah satu livery terbaik dunia!

Gulf livery merupakan livery yang sangat legendaris. Kita pasti sudah tidak asing lagi begitu meilhatnya. Livery ini sangat identik dengan Le Mans. Gulf livery merupakan livery yang digunakan Ford GT40 saat menumbangkan dominasi Ferrari di Le Mans.

Pada tahun 1960, Ferrari sangat mendominasi dalam kejuaraan balap endurance Lemans 24 hour. Bayangkan saja, Ferarri sudah menjadi pemenang berturut-turut selama 6 tahun dari 1960 sampai 1965! Ford GT40 dengan gulf livery kemudian sukses mengalahkan Ferrari dan menjuarai Le Mans. Bukan hanya sekali, tapi 4 tahun berturut-turut dari 1966-1969!

Popularitas gulf livery kemudian dilanjutkan melalui Porsche 917 pada Le Mans pada 1970 dan 1971. Pada 1971 juga muncul film legendaris, Le Mans yang dibintangi oleh superstar, Steve McQueen. Film ini bukan hanya mengangkat nama besar Le Mans di mata dunia, tetapi juga Porsche 917 gulf yang digunakan dalam film tersebut.

Porsche 917 gulf yang digunakan Steve McQueen merupakan porsche termahal di dunia. Bayangkan saja, mobil ini dilelang dengan harga 14 juta dollar. Kalo dikonversi ke rupiah sekitar 198 milyar rupiah!

Rangkaian sejarah dan prestasi yang melekat pada gulf livery menjadikan livery mobil ini sangatlah iconic. Gulf livery kemudian tetap digunakan dalam berbagai jenis mobil balap lainnya. Sebut saja seperti Porsche 908, Mirage race car, Mclaren F1 GTR, Aston Martin Vantage, dan Audi R8.

Satu lagi yang ga kalah keren, meski masih dalam bentuk render, adalah Aventador Liberty Walk dengan gulf livery. Bisa dilihat disini.

Gulf sendiri merupakan perusahaan minyak asal Inggris yang kemudian merger dengan Standard Oil menjadi perusahaan Amerika. Di Indonesia beberapa produknya bisa kita temukan dalam bentuk oli mobil atau oli motor.

Martini

5 Livery Mobil Balap Iconic Terbaik Sepanjang Masa

Mendengar kata Martini, dalam benak kita pasti terbayang mobil-mobil Lancia yang piawai dalam rally era 80-an. Bila gulf identik dengan Le Mans, maka livery martini ini memang sangat identik dengan rally.

Tapi jangan salah. Sebelumnya Porsche yang menggunakan livery Martini telah berlaga di Le Mans dan berhasil memenangkan beberapa kali kejuaraan penuh prestise ini. Martini Racing berhasil menjuarai Le Mans 1971, 1976, dan 1977. Pada 1971 Le Mans, Porsche 917 Gulf menjadi runner up dan Porsche 917 Martini menjadi juaranya.

Barulah ketika 80-an, Martini merapat dan mendukung produsen mobil senegaranya, Lancia.

Kombinasi duo italia ini sangatlah memukau. Berbagai prestasi berhasil diraih yang menjadikan Lancia sebagai salah satu produsen tersukses dalam kejuaraan rally dunia!

Livery garis biru tua, biru muda dan merah yang melekat dalam monster-monster Lancia pun kemudian turut menjadi bagian sejarah rally yang tidak bisa dilepaskan. Itulah kenapa inget Lancia, inget Martini. Inget Martini, inget Lancia.

Berbagai kemenangan dan kejuaraan berhasil diraih melalui mobil seperti Lancia 037, Delta S4, dan Delta Integrale. Martini Lancia memenangkan WRC Drivers tittle pada 1987, 1988, 1989, dan 1991. Mereka juga berhasil mendapat predikat Constructors tittle pada 1983, 1987 sampai 1992.

Bukan hanya dari prestasinya saja, tapi mobil-mobil ini memiliki pesona dari tampilan serta juga nilai sejarahnya masing-masing. Sebut saja seperti Lancia Delta S4 yang pertama kali menggunakan sistem twincharger pertama di dunia dengan power yang menembus 1000 hp! Mobil ini pun juga menjadi mobil bersejarah setelah menutup Group B yang merupakan group rally legendaris dunia.

Selain rally dan Le Mans, Martini juga merupakan sponsor untuk beberapa kejuaraan balap lainnya seperti kejuaraan touring dan Formula 1.

Rothmans

Mendengar Rothmans yang merupakan produsen rokok asal Inggris akan mengingatkan kita dengan mobil balap legendaris Porsche.

Ada dua mobil yang membuat livery mobil ini menjadi begitu populer. Porsche 956 dan Porsche 962. Keduanya sebenarnya merupakan mobil yang sama. 962 merupakan pengembangan atau beberapa update dari 956.

Mobil ini merupakan salah satu kuda besi terbaik di masanya. Berbagai kemenangan mengantarkannya pada predikat salah satu mobil balap tersukses sepanjang masa! Pada awal debut di tahun produksinya yaitu 1982, Porsche 956 sudah langsung merajalela. Mobil ini langsung meraih juara Le Mans 24h! Bukan itu saja, juara ke-2 dan juara ke-3nya pun merupakan 956!

Salah satu kegilaan lainnya dari 956 adalah mobil ini merupakan pemegang rekor lap tercepat di Nürburgring selama 35 tahun! Sekali lagi, selama 35 tahun! Rekor ini diciptakan pada 1983 dan tetap menjadi lap tercepat selama 3 abad setengah kemudian. Sadis bener! Kebayang kan betapa cepatnya mobil ini melesat.

Porsche mengembangkan 956 menjadi 962 pada tahun 1985. Hal ini dilakukan agar 956 dapat memenuhi syarat kejuaraan IMSA GT. 962 ini tetap menjadi monster yang haus kemenangan. Berbagai kejuaraan disikat habis yang membuatnya mobil yang sangat mendominasi pada era 80an.

Bahkan pada pertengahan 90an pun mobil yang bisa dibilang “kuda tua” ini masih mampu berkompetisi dan meraih kemenangan! 10 tahun setelah diciptakan, pada tahun 1994 Porsche 962 berhasil menjadi juara Le Mans untuk ketiga kalinya.

Mau tau apa saja kemenangan penuh prestise yang berhasil diraih mobil legendaris ini? Berikut diantaranya.

  1. World Sportscar Championship tahun 1985 dan 1986.
  2. IMSA GT Championship empat kali berturut-turut dari tahun 1985 sampai 1988.
  3. All Japan Sports Prototype Championship lima kali berturut-turut dari tahun 1985 sampai 1989.
  4. Supercup Series empat kali berturut-turut dari tahun 1986 sampai 1989.
  5. Interserie Championship enam kali berturut-turut dari tahun 1987 sampai 1992.
  6. Le Mans tiga kali yaitu 1986, 1987, dan 1994

Tidak heran kemudian livery Rothmans yang identik dengan Porsche 956/ 962 kemudian menjadi salah satu livery yang sangat iconic dan kental dengan aroma kemenangan.

Marlboro

5 Livery Mobil Balap Iconic Terbaik Sepanjang Masa

Dari tadi kita ngomongin mobil Le Mans, GT, dan rally. Sekarang giliran Formula 1.

Livery apa yang paling iconic dari Formula 1? Jawabannya mungkin bisa beberapa. Tapi rasanya sulit menyangkal livery satu ini.

Marlboro.

Livery mobil ini menjadi livery yang mengingatkan kita pada masa keemasan Formula 1 di era 80an. Sebuah masa dimana Formula 1 merupakan balap jet darat yang penuh resiko dan drama motorsport! Persaingan antar pembalap ketika itu benar-benar beradu skill dan nyali. Tentu buat kalian yang ehem- sempet merasakan jaman old, pastinya pernah melihat poster karton mobil F1 dengan livery marlboro.

Ada berbagai kenangan sejarah Formula 1 yang kental dengan livery ini. Livery F1 marlboro telah melekat semenjak 1974 di mobil para legenda F1. Berbagai kemenangan pun telah diraih sebut saja seperti James Hunt (1976), Niki Lauda (1984), Alain Prost (85, 86, 89), dan Ayrton Senna (88, 90, 91). Belum ditambah F1 yang sudah modern era 2000-an di tangan pembalap legendaris Michael Schumacher (2000-2004).

Mobil yang paling terkenal dari livery mobil ini adalah Mclaren MP4/4. Saat ini Mclaren memang terlantung-lantung tapi mobil ini sempat tidak tersentuh di tangan Senna dan Prost. Mclaren MP4/4 merupakan mobil paling dominan sepanjang sejarah Formula 1. Bayangkan saja, mobil memenangkan 15 dari 16 pertandingan pada kejuaraan Formula 1 1988!

Dua buah film Formula 1 yang populer kemudian semakin menguatkan betapa Marlboro livery ini memang icon dari Formula 1. Film ‘Rush‘ yang mengisahkan drama persaingan James Hunt dan Niki Lauda, serta film dokumenter ‘Senna” mengisahkan legenda Ayrton Senna yang seringkali disebut sebagai pembalap terbaik F1 sepanjang masa.

Marlboro sebenarnya masih terus mensponsori mobil F1. Saat ini merk rokok dari Philip Morris ini menjadi sponsor tim Scuderia Ferrari.

Lho tapi kok ga keliatan lagi marlboronya macam kayak dulu?

Formula 1 sudah melarang iklan produk rokok dalam bentuk apapun sejak 2007. Apalagi dalam bentuk livery mobil hehe.

Renown

Perpaduan warna oranye dan hijau tentu sangat mencolok dan berbeda. Kombinasi warna akan mengingatkan kita pada sebuah mobil legendaris dengan suara yang sangat khas. Mazda 787B merupakan salah satu mobil balap legendaris sepanjang masa dengan berbagai keunikannya.

Suaranya tentu sudah bukan hal yang asing lagi bagi para enthusiast. Raungan triple rotor dari mesin rotary nya sudah membuat mobil ini seringkali disebut sebagai mobil dengan suara terindah! Mendengar suaranya dari video saja sudah bikin syahdu apalagi denger langsung, speechless…

Meskipun rotary dikenal sebagai mesin yang ‘manja’ alias kurang reliable. 787B berhasil menjuarai kejuaraan bergengsi Le Mans pada 1991. Kerusakan yang dialami mobil ini ketika itu hanyalah bohlam lampu depan yang meledak.

Prestasi ini juga merupakan sebuah pencatatan yang luar biasa. Kenapa? Karena baru ketika itulah sebuah mobil Jepang berhasil memenangkan Le Mans yang didominasi oleh mobil-mobil Eropa. 787B yang berbalut livery Renown sukses mengalahkan raksasa-raksasa Le Mans seperti Porsche, Mercedes Benz, dan Jaguar!

Sampai setelah sekian lama, yaitu 27 tahun kemudian, barulah pada 2018 Toyota berhasil menjuarai Le Mans dengan mobil Toyota TS050 Hybrid Toyota TS050 Hybrid.

Kemungkinan belum banyak yang tahu tentang Renown. Ya kan?

Renown merupakan perusahaan manufaktur Jepang yang menjual dan menyuplai merk-merk pakaian butik dan clothing retail.

Demikian ulasan kali ini.

Bukan hanya dari berbagai prestasi dan keunikannya saja, setiap livery iconic ini menyimpan berbagai kenangan cerita. Kisah manis maupun kisah getir. Perjuangan dan persaingan antar produsen dan antar pembalap untuk menjadi yang tercepat dengan segala drama di dalamnya.

Setiap livery legendaris ini menjadi sebuah memento untuk mengingat sebuah masa dimana ikatan man and machine begitu kental.

Gimana nih menurut kalian, yang mana livery mobil balap favorit kalian?

Ada tambahan atau komentar?

Untuk ulasan dan bahasan mobil menarik lainnya, ikuti juga Instagram kita ya!

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

6 thoughts on “5 Livery Mobil Balap Iconic Terbaik Sepanjang Masa”