Hypermiling bbm

Menghemat Bahan Bakar (BBM) Dengan Hypermiling

Konsumsi BBM merupakan salah satu faktor yang cukup diperhitungkan dalam berkendaraan. Apalagi harganya tiap tahun seringkali naik, ditambah tingkat kemacetan jalan yang juga terus meningkat. Kedua hal ini yang kemudian membuat sebagian pengguna kendaraan beralih ke kendaraan yang nyaman di kantong, alias irit bensin.

Memang saat ini para produsen mobil khususnya di Indonesia, semakin concern untuk membuat dan memasarkan mobil dengan konsumsi bahan bakar yang irit. Akan tetapi, mobil-mobil tersebut karena memang didesain untuk hemat BBM sehingga tenaga maupun kemampuan akselarasinya bisa dibilang boyot. Hal ini tentu mengurangi driving experience terutama bagi para pemuja kecepatan. Pada saat jalan agak lenggang dan kita ingin sedikit melesat, tentunya akan kecewa dengan performa mobil-mobil yang memang irit BBM ini.

Lalu bagaimanakah caranya agar kita bisa tetap menghemat BBM tanpa harus ‘terpaksa’ beralih ke mobil-mobil irit BBM?

Dalam ulasan teknik mengemudi kali ini kita akan membahas cara menghemat konsumsi bahan bakar dengan menggunakan teknik hypermiling.

Dengan menggunakan teknik ini, kita bisa membuat mobil berkapasitas mesin besar agar tidak terlalu sering ‘kehausan’. Sedangkan untuk mobil yang memang sudah irit, tentu akan menjadi semakin irit lagi.

Hypermiling: Teknik Menghemat BBM

Hypermiling adalah teknik untuk meningkatkan jumlah jarak tempuh untuk setiap liter bahan bakar yang digunakan. Jadi misalnya konsumsi bahan bakar mobil kita adalah 1:8, yang berarti 1 liter bahan bakar untuk menempuh jarak 8 km. Nah, dengan teknik hypermiling kita akan meningkatkan konsumsi tersebut menjadi 1:10 atau bahkan bisa lebih. Teknik hypermiling menggunakan sejumlah metode atau strategi yang melibatkan perilaku mengemudi dan efisiensi kendaraan.

Meskipun teknik ini sepintas terdengar simpel namun hypermiling sebenarnya cukup kompleks. Meskipun demikian, hal tersebut justru membuat hypermiling menjadi teknik yang menarik (dan juga bermanfaat) untuk dipelajari, terutama bagi para penggemar hypermiling yang disebut hypermiler.

 Bagaimana Cara Untuk Melakukan Hypermiling

Seperti telah disebutkan sebelumnya teknik hypermiling mencakup beberapa aspek yang secara keseluruhan cukup banyak. Jadi bisa disebut teknik ini merupakan kumpulan cara-cara, tips, trik ataupun teknik untuk memaksimalkan efisiensi bahan bakar kendaraan.

Hypermiling dilakukan melalui beberapa cara sebagai berikut.

Mempersiapkan Kendaraan

Hypermiling bbmLangkah awal untuk hypermiling adalah memastikan kendaraan dapat bekerja seefisien mungkin. Dalam kata lain, kita harus membuat kendaraan dalam performa terbaik untuk mampu menghemat konsumsi BBM. Hal ini dilakukan dengan langkah sebagai berikut.

  1. Pastikan kendaraan telah mendapat servis maintenance dengan baik. Lebih baik lagi bila kendaraan di tune-up berkala. Kendaraan yang kurang terawat tidak akan bekerja optimal dan konsumsi bahan bakarnya pun menjadi kurang efisien.
  2. Ban mobil merupakan ‘kaki’ dari mobil. Oleh karena itu pastikan ban mobil masih dalam kondisi yang baik. Cek dan pastikan juga tekanan udara ban agar kendaraan dapat bekerja optimal dan efisien.
  3. Apabila kendaraan memiliki beberapa pilihan rekomendasi oli dari pabrikan, pilihlah oli dengan kekentalan yang paling rendah. Oli ini dapat membuat mesin bekerja lebih ringan sehingga performanya akan lebih efisien. Meskipun demikian, oli yang lebih encer tersebut memang tidak sebaik oli kental dalam urusan melindungi komponen mesin. Jadi opsi ini bisa ditinggalkan apabila kita ingin umur mesin lebih awet.
  4. Kurangi beban mobil dengan mengeluarkan barang-barang yang tidak perlu di dalam mobil. Menurut hasil penelitian, setiap tambahan beban sebesar 45Kg akan menambah konsumsi bahan bakar sebanyak 2%.
  5. Melakukan hypermiling akan membutuhkan pandangan yang jelas. Oleh karena itu pastikan lampu dan headlamp bekerja dengan baik.
  6. Catatlah odometer untuk memonitor perbandingan konsumsi bahan bakar kita.

Mengendarai Mobil

Hypermiling bbmSetelah kendaraan telah siap untuk digunakan, saatnya untuk berangkat dan mempraktekkan teknik hypermiling lainnya. Teknik atau cara-caranya adalah sebagai berikut.

  1. Filosofi utama dari mengendarai mobil dengan hypermiling adalah menggunakan pedal gas dan rem seminimal mungkin. Setiap kali kita menekan pedal gas, kita menggunakan bahan bakar. Setiap kita menekan pedal rem, kita membuang tenaga dari bahan bakar. Dengan demikian, penggunaan kedua pedal ini harus benar-benar dijaga untuk seefektif mungkin.
  2. Pertahankan mobil untuk melaju dalam kecepatan yang efisien. Hal ini berbeda di setiap mobil tapi umumnya berkisar di 56-80 km/j.  Diatas 96km/j, setiap tambahan 8km/jam akan mengurangi efisiensi sebanyak 10%.
  3. Tekanlah pedal gas dengan perlahan dan segera angkat apabila kita melihat ada hambatan jalan di depan seperti lampu merah, mobil berhenti dan lainnya. Biarkan mobil ngagorolong (menggelinding) sampai kita yakin untuk melanjutkan menekan pedal gas kembali. Istilah melepaskan mobil untuk mengggelinding ini dinamakan coasting. Teknik menekan pedal gas perlahan lalu melepaskan pedal gas untuk coasting dinamakan dengan teknik pulse and glide.
  4. Ketika mengemudi, selalu konsentrasi dan menjaga pandangan ke depan. Perhatikan dan perhitungkan apa yang ada di depan seperti lampu merah, kendaraan yang berhenti atau penyebrang jalan. Misalkan di depan ada lampu merah, maka lepaskan atau kendorkan gas dan biarkan kendaraan maju menggelinding menuju lampu merah. Melaju normal kemudian mengerem ketika sudah jelas di depan ada lampu merah akan membuang bahan bakar.
  5. Perhatikan turun-naik nya jalan. Dalam kondisi turunan, maka segera lepaskan gas dan masukkan gigi ke normal atau tekan kopling penuh. Dalam kondisi ini selalu siapkan kaki untuk mengerem, karena mobil akan meluncur bebas. Ketika tanjakan, cara yang paling efisien untuk menghemat bahan bakar adalah dengan melaju perlahan menggunakan gigi rendah. Melaju normal apalagi kencang dalam tanjakan akan menyedot banyak bahan bakar.
  6. Lakukan drafting. Drafting adalah mengendarai dibelakang (membuntuti) kendaraan yang lebih besar sehingga mengurangi hambatan udara karena mobil terhalang. Penelitian menunjukkan hambatan udara berkurang 90% untuk mobil yang melaju dengan jarak 3 meter di belakang truk kecil. Peningkatan efisiensi pun cukup besar yaitu di kisaran 20-40%.
  7. Matikan AC mobil karena jelas AC menambah konsumsi BBM. Apabila memang kita harus menggunakan AC karena kondisi jalan yang panas, maka lakukan cycling dengan meng-on/off kan AC. Jangan biarkan AC terus menerus menyala. Matikan AC apabila mobil dan badan terasa dingin. Ketika sudah mulai terasa hangat, baru nyalakan kembali AC.
  8. Hindari idling. Mobil yang menyala tanpa melaju (idle) hanyalah membuang bahan bakar. Ketika awal menyalakan mobil, jangan biarkan mobil terlalu lama idle. Tetapi majulah perlahan selama 5-10 menit. Dalam kondisi jalan yang sangat macet, daripada membiarkan mobil idle selama lebih dari 10 menit lebih baik matikan saja mesin mobil. Mobil idle mengkonsumsi 1 liter bahan bakar untuk setiap jam nya.

Tips Lainnya Dalam Hypermiling

  1. Gunakan alas kaki yang tidak terlalu tebal sehingga kita bisa merasakan tekanan pedal gas dengan baik. Para hypermiler seringkali melepas sepatunya dan hanya mengggunakan kaos kaki atau bertelanjang kaki ketika mengemudi.
  2. Melakukan hypermiling terkadang dapat ‘mengganggu’ pengendara lain, terutama pengendara yang melaju cepat. Oleh karena itu mengendaralah di posisi kiri jalan dan merapat ke bahu jalan.
  3. Beberapa teknik dalan hypermiling yang telah disebutkan seperti drafting atau coasting dapat meningkatkan resiko kecelakaan. Oleh karena itu berhati-hatilah dan selalu jaga konsentrasi.
  4. Apabila tertarik lebih lanjut mengenai hypermiling ini, kita dapat mengunjungi situs yang juga berisikan forum komunitas hypermiler yaitu cleanmpg.com dan ecomodder.com.

Demikian ulasan kali ini. Silahkan apabila ingin berkomentar atau menambahkan.

Untuk ulasan dan bahasan mobil menarik lainnya, ikuti juga Instagram kita ya!

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

One thought on “Menghemat Bahan Bakar (BBM) Dengan Hypermiling”