Menjelang Peluncuran Supra MK5: Rumor dan Kontroversi 10


Peluncuran Supra MK5 sudah tinggal menghitung hari. Penerus dari mobil legendaris kebanggaan para JDM car enthusiast akhirnya akan lahir kembali. Toyota sudah secara resmi mengumumkan waktu dan tempat debut perdana Supra MK5. Mobil yang kehadirannya dinantikan oleh dunia otomotif ini akan diperkenalkan di Detroit Auto Show pada Senin, 14 Januari mendatang. Sekitar seminggu-an lagi.

Sebelumnya kita tidak pernah mengulas sebuah mobil secara ekslusif dalam satu post artikel seperti ini.

Tapi ini Supra.

Mobil ini merupakan icon dari mobil sport Jepang. Ya dengan Nissan GTR lah, berdampingan hehe. The leaders of the pack!

Seiring dengan berita peluncuran Supra MK5, sudah ada beberapa informasi resmi maupun rumor mengenai mobil ini. Baik itu informasi mengenai penampakan eksterior, interior, ataupun spesifikasinya. Berbagai komentar, kritikan, dan kontroversi pun muncul dan menjadi perbincangan yang hangat di kalangan car enthusiast.

Nah, sambil menunggu dan menyambut peluncuran Supra MK5, dalam ulasan ini kita akan membahas mengenai rumor dan kontroversi tersebut.

Kita mulai saja. Sudah siap kopinya?

Sekilas Mengenai Supra MK4

Menjelang Peluncuran Supra MK5: Rumor dan Kontroversi

Supra sudah lama dikenal sebagai mobil legendaris Jepang yang disegani baik dari keindahannya maupun performanya. Meskipun sudah belasan tahun sejak generasi terakhirnya berhenti diproduksi, mobil ini sangat populer dan memenuhi dunia otomotif. Sebut saja seperti video antilagnya yang seperti AK47, adu drag dengan supercar, ngebut street racing, meme, dan lainnya.

Berbicara mengenai Supra besar kemungkinan akan mengacu pada Supra MK4. Mobil inilah yang mengangkat nama Supra menjadi icon mobil sport Jepang yang dihormati dalam dunia otomotif. 2JZGTE, tentunya semua car enthusiast mengenal mesin JDM legendaris ini. Performa dan potensi modifikasinya sangat tangguh dan handal. 1000 bahkan 2000 hp bisa dicapai dengan mesin 6 silinder turbo ini. Sudah seperti tenaga mobil hypercar!

Keindahan Supra pun tidak lekang dimakan jaman. Eksterior mobil ini sangat memikat dengan lekukan yang sedap dipandang. Mobil yang berusia lebih dari 16 tahun ini masih terlihat sangat menawan disejajarkan dengan mobil-mobil sport modern.

Ulasan lengkap Supra MK4 dan mobil JDM legendaris lainnya bisa dilihat disini.

The Legend Returns

Menjelang Peluncuran Supra MK5: Rumor dan Kontroversi

Kabar mengenai Supra MK5 pertama kali muncul pada tahun 2007. Ketika itu rumor mengatakan mobil ini akan dibuat berdasarkan Toyota FT-HS (Future Toyota-Hybrid Sport). Supra MK5 dirumorkan akan memiliki mesin hybrid 3.5L V6 dengan tenaga lebih dari 400 hp. Toyota tidak lama kemudian menepis berita ini. Mereka mengatakan bahwa mereka tidak terburu-buru dalam membuat penerus Supra dan menunggu dulu hasil penjualan Toyota GT86/Scion FR-S.

Pada 2010, Toyota diberitakan mengajukan trademark untuk nama Supra. Trademark atau merk dagang harus diajukan 3 tahun sebelumnya. Inilah bukti awal yang kuat mengenai kebenaran lahirnya penerus Supra!

Tetsuya Tada, Chief Enginer GT86 pada Desember 2011 menyatakan kepada wartawan di Jerman bahwa presiden Toyota (Akio Toyoda) memerintahkannya untuk segera membuat penerus Supra.

Pada akhir 2013, muncul berita bahwa Toyota akan memperkenalkan konsep penerus Supra pada Januari 2014 di Detroit Auto Show (North American International Auto Show).

Pada 13 Januari 2014, Toyota kemudian memperkenalkan mobil konsep bernama Toyota FT-1. Ketika itu Toyota tidak mengatakan mobil ini akan menjadi konsep untuk Supra. Akan tetapi mereka mengatakan mobil ini telah disetujui untuk dilanjutkan pengembangannya ke tahap produksi. Tidak banyak informasi spesifikasi mengenai FT-1 selain front engine dan layout RWD.

Selanjutnya, Toyota dikabarkan memperbaharui pengajuan paten dan trademark nama Supra pada 20 Februari 2014.

Muncul rumor lainnya pada Juni 2016 bahwa Toyota bekerja sama dengan BMW dalam mengembangkan Supra MK5 dan BMW Z4. Mesin Supra MK5 akan dibekali dengan mesin BMW!

Penampakan pertama Supra MK5 muncul pada 12 Juli 2018 di Goodwood Festival of Speed. Pada event tersebut terlihat Supra MK5 yang dalam tahap pengembangan tahap akhir dengan body ditutupi/ dibalut camouflage.

Pada 30 Oktober 2018, Toyota akhirnya secara resmi mengumumkan bahwa Supra MK5 akan perdana diperkenalkan pada 14 Januari 2019 di Detroit Auto Show! Mobil ini rencananya akan dipasarkan pada tahun 2020.

Rumor dan Spesifikasi Supra Mk5

Menjelang Peluncuran Supra MK5: Rumor dan Kontroversi

Sebagai penerus mobil legendaris yang dinanti-nantikan, informasi mengenai Supra MK5 terus diburu oleh para car enthusiast. Toyota secara resmi memang tidak banyak mengungkapkan spesifikasi mobil ini. Mereka hanya menyebutkan Supra MK5 tetap akan melanjutkan tradisi dari Supra sebelumnya yaitu layout RWD dan mesin 6 silinder segaris dengan kapasitas 3.0L yang dipersenjatai turbocharger.

Meskipun demikian, euphoria kebangkitan Supra menjadi motivasi para car enthusiast untuk memburu informasi-informasi lainnya. Telah beredar beberapa informasi mengenai spesifikasi Supra MK5. Informasi tersebut didapatkan dari database paten mobil, database sparepart mobil, bocoran foto, email dari Toyota, dan lainnya.

Berikut informasi dan spesifikasi Supra MK5 yang berhasil kita kumpulkan.

Informasi Umum

  1. Toyota bekerja sama dengan BMW dalam membuat Supra MK5. Mobil ini dikembangkan bersama BMW Z4. Kedua mobil ini akan memiliki banyak persamaan baik itu mesin, eksterior, interior, fitur, dan sparepart. Sama halnya seperti Toyota GT86 dengan Subaru BRZ.
  2. Mesin yang digunakan adalah mesin BMW B58 dengan spesifikasi 6 silinder segaris, 3.0L, twin-scroll turbo.
  3. Layout penggerak roda belakang (RWD).
  4. Transmisi automatic 8 speed. Untuk transmisi manual, chief engineer, Masayuki Kai mengatakan itu sangat mungkin terjadi tetapi mereka masih menunggu feedback dari animo dan penjualan.
  5. Toyota melakukan tuning dan mengembangkan Supra MK5 dengan divisi balap mereka, Toyota Gazoo Racing (GR). Supra MK5 terlihat di tes di beberapa track termasuk salah satunya di Nurburgring, Jerman. Mobil ini dikabarkan menyelesaikan lap time dengan catatan waktu 7 menit 22 detik. Ini level yang setara dengan Porsche 911 Turbo.
  6. Akan ada model limited edition berjumlah 300 unit.

Menjelang Peluncuran Supra MK5: Rumor dan Kontroversi

Mesin dan Performa

  1. Selain mesin B58 dengan spesifikasi 6 silinder segaris, 3.0L, twin-scroll turbo, dikabarkan Supra MK5 akan memiliki beberapa varian model mesin lainnya.
  2. Varian mesin ini yaitu mesin 4 silinder segaris yaitu mesin B48D dan mesin B46D. Keduanya memiliki spesifikasi 4 silinder segaris 2.0L dengan twin-scroll turbo.
  3. Power mesin (B58) akan lebih dari 300 hp (kabarnya 335 hp). Akselarasi 0-100km/jam dibawah 5 detik.

Handling

  1. Dengan front engine dan RWD, Toyota menjanjikan handling dengan distribusi beban depan-belakang 50:50
  2. Active LSD dengan kontrol elektronik, kabarnya menggunakan M-Sport LSD.
  3. Adaptive Variable Suspension (AVS)

Wheels: Ada 3 desain velg yaitu velg berukuran 17, 18, dan 19 inchi. Spesifikasi velg 19 inchi: Depan: 9JX19 ET32, Belakang: 10JX19 ET40 (fitment yang sama dengan BMW M4)

Menjelang Peluncuran Supra MK5: Rumor dan Kontroversi

Interior & Fitur

  1. Jok manual untuk model bermesin 4 silinder.
  2. Jok sport dengan pengaturan elektrik beserta memory untuk model bermesin 6 silinder.
  3. Shift paddles.
  4. Head-up display.
  5. Active cruise control + Stop&Go function.
  6. Front and rear parking sensors.
  7. Wireless charging, Bluetooth, sat-nav.

Asesoris & Opsi: Carbon fiber dashboard trim, Carbon fiber mirror caps, Alcantara headliner, All-weather mats.

Pilihan Warna: Matte Grey Metallic, Mediterranean Blue Metallic, Atacama Yellow, Karmesin Red, Glacier Silver Metallic, Black Sapphire Metallic, Mineral White Metallic, Blue Stone Metallic.

Kontroversi

Menjelang Peluncuran Supra MK5: Rumor dan Kontroversi

Ekspektasi memang terkadang tidak sesuai harapan. Realita terkadang menyakitkan, hehe.

Setelah menunggu lebih dari 16 tahun, para car enthusiast terutama fans JDM dan Supra fanboy akhirnya mendapat kabar gembira mengenai kelahiran Supra MK5. Sayangnya, kegembiraan tersebut seperti sirna seketika begitu mendengar kabar proyek Supra ini digarap bersama BMW. Apalagi ternyata mobil tersebut dibuat sama dengan BMW Z4. Mulai dari drivetrain, interior, eksterior, banyak sekali persamaan. Bahkan mesinnya pun sama, mesin BMW!

Hal tersebut mengakibatkan muncul kontroversi dan bahkan penolakan dari sebagian car enthusiast. Meskipun Supra MK5 belum resmi diluncurkan, mereka menolak mengakui mobil ini sebagai Supra.

“Itu bukan Supra, itu BMW.”

Meskipun ada juga yang menerima Supra MK5. Mereka juga berharap kolaborasi dua produsen otomotif besar, Toyota dan BMW mampu menghasilkan mobil dengan performa yang sangat baik.

Menjelang Peluncuran Supra MK5: Rumor dan Kontroversi

Berikut beberapa alasan kekecewaan para fans Supra.

  1. Kolaborasi Toyota dan BMW dalam membuat Supra dan Z4 menjadi faktor utama kekecewaan. Supra akan memiliki banyak sparepart dan desain BMW.
  2. Mobil ini dinilai tidak eksklusif dan tidak murni. DNA BMW ada dimana-mana di dalam Supra MK5. Bahkan mesinnya pun mesin BMW!
  3. Faktor mesin juga menjadi point yang besar. 2JZGTE merupakan mesin yang didewakan bagi para JDM fanboy. Mereka menantikan 3JZ, atau setidaknya mesin penerus dari Toyota. Supra bermesin BMW menjadi kenyataan yang pahit untuk diterima.
  4. Mesin tersebut juga dinilai mengecewakan. 335 hp untuk era tahun 2020 dinilai tidak memuaskan untuk mobil dengan nama besar Supra. Apalagi rival senegaranya, Nissan GTR yang notabene sudah jauh lebih dulu dibuat, mampu menghasilkan tenaga supercar sebesar 500-600 hp! Ini juga menjadi hal yang sangat memilukan bagi para Supra fanboy.
  5. Supra sudah lama menjadi icon JDM atau mobil sport legendaris Jepang. Legacy ini dinodai dengan campur tangan BMW dalam pembuatan Supra terbaru
  6. Tidak adanya versi transmisi manual juga disayangkan berbagai kalangan. Meskipun Toyota menyatakan hal ini bisa saja diwujudkan tetapi menunggu hasil penjualan.

Demikian ulasan kali ini. Cukup ironis memang, bayi Supra yang sebentar lagi akan lahir disambut dengan gemuruh keluhan dan penolakan. Banyak juga yang berpendapat bahwa mobil konsepnya, FT-1 jauh terlihat lebih baik. Ada juga yang berpendapat seharusnya Lexus LFA adalah Supra, LFA jauh lebih pantas untuk menjadi Supra.

Tapi ya memang, kita tidak ada yang tahu sampai Supra MK5 benar-benar diluncurkan. Who knows, bisa saja mobil ini tidaklah “seburuk” yang diperkirakan. Seperti kita ketahui BMW merupakan produsen mobil Eropa yang lihai dalam membuat mobil performa. Mereka pun juga membuat beberapa mesin 6 silinder segaris yang sangat reliable. Kolaborasi Toyota dengan BMW bisa jadi menghasilkan sesuatu yang tidak terduga.

Meskipun ya, kita harus rela dan tabah, Supra MK5 memang berdarah campuran BMW.

Bagaimana nih menurut kalian? Apa kalian menerima atau tidak menerima Supra MK5? Ditunggu ya komentarnya.

Untuk ulasan dan bahasan mobil menarik lainnya, ikuti juga Instagram kita ya!


Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

10 thoughts on “Menjelang Peluncuran Supra MK5: Rumor dan Kontroversi

  • Muhammad Dhani

    sebetulnya saya juga kecewa,kenapa ketika bmw melakukan kerja sama dengan Mc Laren mereka bisa menghasilkan mobil yang begitu wow,tapi entah kenapa ini seperti bukan supra,kayak versi line M yang lain dari BMW.Kalau kaya gitu kenapa engga kerja sama dengan satu negaranya lagi dengan yamaha yang bisa membangun mesin LFA yang bersuara merdu(ya walaupun harganya mahal)?tapi namanya takdir ya sudah mau tidak mau kita mesti terima.

    • bequietndrive Post author

      Nah itu dia bro. Untuk era 2020 dan sekelas Supra, 335 hp kyknya kurang memuaskan. Apalagi tandemnya GTR R35 yang udah jauh duluan rilis aja bisa 500-600 hp.

      Toyota ini niatnya memang bikin penerus Supra untuk tetap di kelas sport car. Hal ini berbeda dengan Nissan yang bikin R35 untuk naek kelas ke supercar.

      Bener bgt tuh, mening kolab sama Yamaha bikin LFA MK.2, atau sekalian mening LFA lama aja yang jadi Supra hehe.

    • bequietndrive Post author

      Di berita sih kabarnya gini bro, yang mendekati duluan BMW. Mereka ngajak Toyota kerjasama (partnership).

      Nah, Toyota kebetulan memang mau buat Supra. Mobil ini bukan mobil produksi massal, volume penjualannya ga akan banyak. Daripada ribet, lama dan menghabiskan uang untuk membuat mesin, mereka pikir lebih baik berpartner dengan BMW. Apalagi, BMW punya mesin 3.0L 6 silinder segaris turbo yang cocok dengan tradisi mesin Supra sebelumnya.

      Kyknya hitungannya lebih ke bisnis sm partnership.

  • Athu

    1. Soal mesin, sepertinya ini yg paling jadi pro-kontra di kalangan enthusiast.. Tapi setau sy sekarang ini Toyota emg udah ga punya mesin I6 dengan base performance lagi, well sepertinya semua pabrikan jepang memang sudah ga punya (Gtr aja pindah dri I6 ke V6 kan). Di sisi lain, mesin I6 sejak dulu memang sudah jadi ‘signature dish’ BMW. M20, M5x dan N54 jadi contoh salahsatu terbaiknya, terutama yg terakhir, N54 disebut ‘German 2JZ’ bukan karena omong kosong, sama sama twinturbo, 3L displacement, I6 dan bisa di push powernya with ease tanpa mengorbankan banyak reliabilitynya. Lagipula Toyota jg udah kasi statement kalo gaakan plek pakai mesin BMW, mereka akan modif sedikit untuk menyesuaikan dengan karakter yg mereka mau.

    Terakhir, menurut saya Supra baru ini, dlm mindset Toyota memang bukan buat mengulang kejayaan mereka dulu, tapi lebih ke nostalgia aja, semacam reuni.. Biar momenya ga akan pernah bisa diulang, tapi semangatnya tetep ada

    • bequietndrive Post author

      Wiih mantap brooo tambahannya 😀

      Ya itu dia bro, dari yang kita lihat sih, rasanya enthusiast intinya sangat berharap the next Supra ini mampu meneruskan legacy Supra MK4. Kebangkitan dari mobil yang sudah lama menjadi icon mobil sport JDM. Bukan sekedar nostalgia atau reuni semata. Dan tentunya, mobil kebanggaan mereka ini “harus” diproduksi eksklusif oleh Toyota.

      Sebenarnya Toyota juga tidak harus memaksakan tradisi 3.0 I6. Enthusiast sptnya ga keberatan, mau V6, V8 mau 3.0L, 4.0L pokoknya mesin Toyota dengan performa handal layaknya 2JZ.

      Sehebatnya B58 Supra MK5 nanti, bahkan misal mampu melebihi mesin iconic BMW N54. Kyknya tetap saja enthusiast atau tepatnya fanboy supra tetap kecewa, karena ya itu bukan mesin Toyota. Mereka sudah bisa menebak… Kedepannya begitu ada Supra MK5 1000 hp, video antilag, dll, akan ada komentar-komentar ‘menyakitkan’ seperti “Powered by BMW” atau “Thanks to BMW” 😛

      • Athu

        Point pertama, sangat setuju.. Tapi coba diliat dari sisi lain, populasi enthusiast mungkin hanya sekian % dari total jumlah populasi pembeli mobil. Lets say Toyota mau develop Supra ini bener-bener dari 0, both platform and engine kebayang MSRP nya mau berapa? contoh ada di LFA yang harus dijual sampe $350.000 itupun toyota ga ambil profit sama sekali disana. Kalo sampe Supra harus dijual dengan harga yang sama, berapa banyak org yg bisa akses Supra ini? Produsen mobil hidup dari jualan, bukan puja puja enthusiast

        Point kedua, mungkin memang ga harus. Tapi kalo mau purist kenapa hrus nanggung? Enthusias bisa belajar dari Impreza yang dari taun jebot masih pake resep yg sama “Boxer flat 4 with AWD”

        Point ketiga, nope. Kalaupun bisa di modif it will cost sht tons of money, belum ngitung durability mesinnya sendiri yg sepertinya mustahil bisa sama dengan 2jz

        • bequietndrive Post author

          Bener sekali bro. Well said! Banyak juga memang yang berpendapat sama, smp jadi meme hehe. Yang protes keras belum tentu atau bahkan kemungkinan besar juga gakan beli mobilnya. Ya mungkin memang dunia hobby seperti itu, banyaknya pengamat (kayak saya haha), yang benaran belinya cuman berapa persen.

          Tapi jadi kepikiran juga nih. Supra itu beda dengan LFA. Supra itu modal di fanbasenya kuat dan bawa legacy yang besar lho. Saya lihat di komen2, malah yang tadinya mau beli, ga sedikit yang bilang dia ga jadi beli. Nah misal, Supra dibuat sesuai ekspektasi enthusiast, atau misal lah ya, melebihi. Apa mungkin Toyota seharusnya mengikuti Nissan dengan GT-R nya yang memiliki performa supercar (supersport) tapi harga dibawahnya. Jadi selling pointnya disana, target marketnya supercar. Gmn tuh bro?

          Yang terakhir, lebih simple swap 2JZ ya bro. Mampu beli A90, berarti modif 2JZ dan naekin ke 500 hp gampang lah hihi.

          • Athu

            Nah justru itu om, memang dilema sih Supra ini, kalau memang mau bener2 eksklusif harus pure Toyota, harganya pasti mahal banget karena harus dibikin dari 0 (asumsi toyota bikin platform baru) dan akhirnya mau dijual berapa?Nissan udah punya modal VQ37VHR yang jd basic nya VR38DETT sehingga pengembangannya ga dari 0 banget lah, Toyota? basis mesin gaada, platform juga. Jadi pilihan sharing dengan BMW ini adalah pilihan paling masuk akal, BMW uda kasi Supra chasiss yg lebih rigid dari LFA (klaim Toyota sih ini tapi), Sprint 0-100km/h 4.1sec doang (aga meragukan sih, but we’ll see) dan dengan harga yg cuma $60.000 harga Supra A90 ini sama dengan pertama A80 di launching thn 1993-1994 (yg berarti lebih murah malah kalau ngeliat inflasi). Tapii yaa kita enthusiast mana peduli sama fakta2 ini kan selama bukan JZ series yg jadi powerhouse Supra haha.

            Betuul haha, saya sempet baca kalo A90 versi basic nya akan disediain toyota untuk org2 yang emg mau upgrade sendiri mobilnya. Mudah-mudahan semua dudukan mesin 2JZ and its glorious gatrag transmission will easly fit in it :))

            • bequietndrive Post author

              Sepakaat, logis emg bro, klo secara perhitungan bisnis, keputusan Toyota untuk menggandeng BMW memang udah tepat. Tapi, saya sih percaya klo misal Toyota berani bikin Supra eksklusif dan naek kelas ke supersport/supercar, pastinya banyak enthusiast berduit yang ngantri buat beli. Ya karena itu, Supra udah punya modal kuat di fanbase dan legacy nama besar Supra. Kalo gini ceritanya, enthusiast yang tdnya mau beli pun jadi mikir 2 kali. Bukan hanya dari spek, tapi bawa jalan atau car meet malah disebut “Nice BMW” kan sebel juga bro haha.

              Saya blm research tentang volume penjualan dan profit Nissan buat R35, tapi dari animo dan jumlahnya yang cukup bertebaran. Kayaknya untung2 aja tuh. Nah, andai saja Supra sama seperti itu. Ga masalah lah jadi V6, AWD, DCT, ujung2nya enthusiast pasti fokusnya di angka. Hp, akselarasi, top speed. Bikin platform baru asal harga msh di bawah supercar Itali tapi performa supercar killer.

              Atau udah aja lah pake chassis Lexus, itu 2URGSE nya GSF/RCF kasi twin turbo hahaha

              Hahaha iya bener. A90 entry level yang katanya mesinnya 4 silinder itu pasti jadi sasaran empuk buat transplantasi 2JZ. Tapi bisa jadi juga sihh, itu entry level tar matiin penjualan GT86.