4 Mobil Bergaya Balap yang Ternyata Tidak Cepat

“Don’t judge a book from its cover”

Kalimat ini tentunya sudah sering kita dengar yang maknanya adalah jangan menilai hanya dari penampilan saja. Ungkapan tersebut menjadi pembuka untuk ulasan kali ini yang akan membahas mobil-mobil yang berpenampilan sporty akan tetapi dalam hal performa ternyata tidak sesuai dengan penampilannya, atau singkatnya mobil gaya balap tapi larinya boyot hehe.

Ukuran cepat memang termasuk hal yang cukup subjektif, apalagi buat kita yang sudah terbiasa dengan dunia mobil indonesia yang selama ini dibanjiri mobil-mobil MPV, SUV dan city car yang kebanyakan memiliki performa mesin yang minim.

Oleh karena itu ulasan ini kita batasi dalam kategori mobil sedan dengan desain sporty yang performanya tidak se-sporty tampangnya. Mobil balap/ sport identik dengan sedan, bukan? Ukuran cepat kita ambil dari besaran power mesin (hp) dari mobil tersebut.

Toyota Celica GT Mk. 7 (T230)

Mobil balap tapi pelan

Mobil ini beberapa kali pernah saya jumpai dan memang cukup menarik perhatian dikarenakan termasuk mobil yang jarang kita jumpai di jalanan. Selain itu Celica memiliki desain body yang sporty dengan ukuran lumayan besar dan tentunya 2 pintu. Hal ini lah yang menjadikan Celica nampak sebagai mobil sport.

Akan tetapi mobil ini tidak sekencang tampangnya. Dibawah kap mobilnya terdapat mesin 1ZZ-FE berkapasitas 1.8 L dengan power 140 hp. Tidak salah lagi, mobil ini bermesin sama dengan Toyota Corolla Altis.

Lalu bagaimana bila kita menemukan mobil Celica ini, apakah kita ajak adu ngebut aja?

Hati-hati karena Celica ini memiliki versi sport yaitu Celica GT-S yang bermesin 2ZZ-GE dengan power hampir mencapai 200 hp.

Membedakan Celica GT dan Celica GT-S ini agak susah karena keduanya memiliki body yang hampir sama persis. Tapi jangan khawatir, ada 2 hal dari penampilan luar yang membedakan kedua mobil ini, yaitu sunroof dan disc brake. GT-S memiliki bawaan sunroof sedangkan GT tidak. Selain itu GT-S memiliki all wheel disc brake, sedangkan GT hanya memiliki disc brake di roda depannya saja.

Jadi, tengok-tengok dulu keatas mobilnya dan perhatikan disc brake pada rodanya sebelum ngajak Celica adu ngebut hehe.

Honda CRZ

Mobil balap tapi pelan

Honda CRZ ini dipasarkan dengan embel-embel ‘sport’ yang tepatnya mobil sport hybrid. Kalo tidak percaya, silahkan saja buka website resmi Honda hehe. Dengan body yang futuristik, desain coupe, dan velg bawaan berukuran 17 inchi memang membuat mobil ini nampak cukup gagah.

Tapi bagaimana dengan performa mesinnya?

Embel-embel nama sport dan penampilan ternyata tidak sesuai dengan performa mesinnya. Mesinnya hanya memiliki power sebesar 116 hp. Meskipun ada fitur tenaga tambahan dari motor listrik yang dinamakan dengan sistem IMA ( Integrated Motor Assist) sebesar 20 hp, tentunya masih tidak mampu menjadikan mobil ini menjadi mobil kencang.

Kalo buat saya sih yang namanya mobil sport hybrid itu misalnya ya kayak McLaren P1 haha. Baru itu mobil balap/ sport hybrid.

Jadi ketika lain kali kita menemukan CRZ, janganlah kita menjadi seperti teman kita yang mengagumi karena gayanya yang nampak sporty lalu bilang “wiiiih CRZ”. Karena tidak ada yang ‘wiih’ dengan mobil ini.

Mitsubishi Lancer ‘Evo’ 4

Mobil balap tapi pelan

Sebelum kamu terutama penggemar Lancer Evolution ngamuk-ngamuk karena mobil kesayangannya ada dalam list ini, coba perhatikan lagi judul di atas.

Tanda kutip pada Evo itu menunjukkan bahwa mobil tersebut sebenarnya bukanlah sebuah Lan-Evo yang terkenal sebagai mobil balap rally.

Yup, mobil kali ini adalah Mitsubishi Lancer Ck4 yang seringkali disebut dengan Lancer Evo 4 oleh kebanyakan orang awam di Indonesia. Tidak percaya? Coba cek saja OLX dengan menggunakan keyword Evo 4, akan banyak sekali ‘Evo 4’ dengan harga 70 jt-an hehe.

Hal tersebut dikarenakan Ck4 memang memiliki body yang sangat mirip dengan Evo 4. Padahal keduanya memiliki spesifikasi (dan harga) yang jauh berbeda, bagaikan bumi dan langit haha. Untuk mesinnya, Ck4 ini hanya memiliki power sebesar 110 hp, jauh berbeda dengan Evo 4 yang memiliki power sebesar 276 hp.

CK4 ini memang memiliki desain body yang garang tapi jangan khawatir dengan power sebesar 110 hp, kita tidak usah ragu untuk adu kecepatan dengan mobil ini.

Meski demikian terkadang ada beberapa CK4 yang sudah di swap engine atau memang Ck4 yang memang bisa ngebut alias CK4 MIVEC. Ini yang harus diwaspadai, giliran kita udah PD eh tetep aja ketinggalan jauh sama si Ck4 haha.

Apakah Ck4 MIVEC?

Berbeda dengan CK4 lokal bermesin SOHC, mobil Lancer Ck4 MIVEC memiliki sistem mesin DOHC plus MIVEC (Mitsubishi Innovative Valve timing Electronic Control system). MIVEC singkatnya semacam VTEC lah kalo di Honda, atau VVTL-I kalo di Toyota.  Perbedaan sistem mesin inilah yang membuat Ck4 MIVEC memiliki power sebesar 172 hp. Akan tetapi mobil ini jarang ditemukan karena memang tidak dipasarkan secara resmi di Indonesia. Kebanyakan Ck4 MIVEC ditemukan di Batam dan Sabang.

Mitsubishi Lancer EX

Mobil balap tapi pelan

Ya Mitsubishi lagi.

Sama seperti Lancer Ck4 yang sering salah disebut sebagai Evo 4 karena penampilannya yang mirip. Kali ini giliran Lancer EX yang kerap ‘nyamar’ sebagai Evo X.

Tidak akan banyak yang akan kita bahas disini karena pada intinya Lancer EX ini sama kasusnya dengan Lancer CK4. Meskipun Lancer EX ini di desain mirip dengan Lancer Evo X akan tetapi power mesinnya hanya sebesar 147 hp. Tentunya ini jauh dari penampilannya yang sporty yang menyerupai Evo 10 dengan power 296 hp.

Meskipun demikian karena kemiripannya ini, cukup sering kita jumpai Lancer EX yang menyamar ingin menjadi Evo 10 hehe.

Demikian ulasan kali ini, silahkan apabila ada yang ingin menambahkan atau mengomentari.

Untuk ulasan dan bahasan mobil menarik lainnya, ikuti juga Instagram kita ya!

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *