Mobil yang Sering Terlihat di Modifikasi Tidak Karuan


Sebagai penggemar mobil tentunya kita sering mengamati mobil-mobil di jalanan. Seringkali kita menemukan mobil-mobil yang “nampak” tidak karuan. Entah itu karena perawatan yang nampak kurang terurus atau di modifikasi penampilannya ala “racing” (sport) yang ‘maksa’.

Dalam ulasan kali ini kita akan membahas beberapa jenis mobil yang seringkali ditemukan dalam kondisi tersebut.

Penilaian dalam ulasan ini tentu tidak bersifat mutlak, karena sebenarnya ada juga mobil tipe sama yang terlihat mulus terawat atau di modifikasi dengan manis. Ulasan ini hanyalah pendapat pribadi berdasarkan pengamatan dan pemikiran saya, jadi baca nya santai aja sambil minum kopi hangat hehe.

Ulasan ini mudah-mudahan bisa juga menjadi bahan pertimbangan apabila kita akan membeli mobil bekas.

Baiklah kita mulai saja.

Honda Civic Genio

Mobil Sering di ModifikasiHonda Civic generasi kelima yang sering disebut dengan Genio ini diproduksi tahun 1991 sampai 1995. Meski termasuk kedalam mobil yang sudah berumur, mobil ini memiliki tampilan yang tidak termakan waktu. Desainnya cukup sporty dan compact. Genio memiliki lekukan yang stylish disertai kap mesin dan posisi lampu yang rendah membuat mobil ini memiliki kesan yang cukup modern. Lampu depan dan belakang pun berbentuk oval panjang sehingga jauh dari kesan tua. Melihat Honda genio yang mulus dan bersih akan sangat terlihat fresh, segar sekali dilihat.

Namun disayangkan karena tampilannya tersebut, mobil ini seringkali menjadi buruan anak-anak muda/ ABG yang ingin memiliki mobil ‘sporty’ dengan harga terjangkau. Apalagi dengan jargon “JDM” yang membuatnya menjadi incaran untuk di modifikasi ala JDM.

Anak-anak muda biasanya kurang memiliki pengetahuan perawatan mobil dan atau seringkali juga tidak memiliki uang yang cukup untuk perawatan/ servis rutin. Maklum kantong anak sekolahan atau kuliah. Istilahnya asal pakai, asal bisa jalan. Kalo belum mogok ya tidak perlu servis hehe. Bahkan beberapa lainnya kemungkinan merupakan mobil pertama belajar mereka.

Selain itu meskipun misal memiliki budget, umumnya anak-anak muda mendahulukan perawatan ataupun modifikasi tampilan eksterior interior di banding sektor mesin dan suspensi. Kembali karena memang sektor mesin ataupun suspensi membutuhkan budget yang lebih besar, ditambah hasil modifikasi/ perawatannya tidak ‘terlihat’ dari luar.

Inilah yang membuat Genio sering disebut sebagai mobil bekas oprekan ABG.

Di jalanan seringkali kita menemukan Genio yang sudah di modifikasi ceper ataupun Genio yang lumayan ‘orisinil’ tapi kondisinya nampak tidak terurus. Entah itu cat yang sudah kusam, bumper yang tidak rapat (kemungkinan bekas nabrak) ataupun bocel di beberapa body nya. Meskipun kita menemukan Genio yang bersih dan mulus (belum lama di cat), kadang saya pribadi pesimis dengan mobil ini. Jangan-jangan dalamnya sudah bekas oprekan anak-anak muda.

Timor

Mobil ini dulu sempat menjadi mobil nasional kita. Meskipun sebenarnya mobil ini merupakan mobil Kia.

Dari pengamatan saya, mobil ini menjadi mobil yang paling sering ditemukan dalam kondisi yang tidak jelas. Tidak jelas maksudnya kalopun tidak kondisi usang, mobil ini sering dimofikasi berlebihan yang terlihat norak. Entah itu bodykit custom ala Need for Speed, rear wings, dan atau sticker gaya racing.

Oya, yang saya amati Timor ini seringkali memiliki velg yang berwarna-warni. Entah itu warna gold, bronze, biru, merah atau hijau.

Sticker, velg warna-warni dan rear wings sepertinya sudah menjadi list modifikasi wajib bagi beberapa pengguna mobil ini hehe. Beberapa foto yang saya temukan di Internet bahkan memiliki pintu scissors ala Lamborghini.

Tidak heran apabila saya kelak membuat ulasan “The Most Riced Car in Indonesia“, mobil Timor ini sudah dipastikan akan masuk ke dalam nominasi hehe.

Mobil Timor orisinil atau yang di modifikasi manis sangat jarang saya temukan. Kalopun ada yang nampak orisinil, biasanya kondisi eksteriornya sudah lumayan usang. Sepertinya penggunanya tidak begitu tertarik dengan mobil alias hanya menggunakan sebagai sarana transportasi semata.

Menurut saya, mobil ini memiliki desain yang sulit untuk di modifikasi tampilannya ke arah sporty/ racing. Karena memang tampilan mobilnya berkesan sangat konservatif dan datar. Modifikasi ke arah tampilan sport/ racing hanya akan membuat mobil ini terkesan maksa dan konyol.

BMW E36

Mobil Sering di ModifikasiE36 merupakan generasi ke-3 dari BMW 3 Series yang di produksi pada tahun 1990-1999. Dengan tampilan body yang sedikit lebih besar dibandingkan mobil Jepang di era yang sama, menjadikan mobil ini memiliki kesan yg gagah. Hal tersebut diperkuat dengan lekukan tegas khas eropa dan jarak sumbu roda (wheelbase) yang besar.

Sebagai mobil sedan entry luxury level, E36 ini terbilang mobil yang mewah di jamannya. Apalagi dengan badge BMW yang melekat, menambah kesan wah untuk mobil sedan ini.

Saat ini E36 berharga di kisaran 45-75 juta. Memang seperti kebanyakan mobil eropa lainnya, harga jual kembalinya lumayan jatuh dibanding mobil Jepang. Hal ini menjadikan E36 masuk kedalam kategori mobil sedan yang bisa didapatkan dengan harga yang cukup terjangkau.

Memang apabila dibandingkan, E36 ini tidaklah separah dua mobil sebelumnya. Saya masih lumayan sering melihat E36 yang nampak terawat baik dan modifikasinya pun sejuk di mata. Meski buat saya mobil ini sama dengan Genio, cukup bersih dan cat mulus juga sudah enak di lihat.

Meskipun demikian, tidak jarang juga saya melihat E36 dengan kondisi yang nampak semrawut.

Prediksi saya sama halnya dengan kasus pada Genio, yaitu kawula muda yang kurang memiliki pengetahuan atau finansial cukup untuk mengurus mobilnya. Apalagi dalam E36, hal tersebut bisa menjadi lebih parah lagi.

Seperti sudah disebutkan sebelumnya, meskipun mobil ini termasuk mobil dengan harga terjangkau akan tetapi untuk urusan spare part dan perawatan lain lagi ceritanya. Sama seperti mobil eropa lainnya sparepartnya tergolong lebih mahal (dan lebih kuat/awet) dibanding pada mobil Jepang. Sama halnya dengan biaya servisnya. Selain itu, mobil ini tidak sembarang bisa di servis oleh bengkel biasa, harus ke bengkel yang paham dengan mesin dan perawatan mobil Eropa. Oleh karena itu sering kita jumpai bengkel khusus BMW atau mobil Eropa lainnya.

Hasilnya yang tadinya ingin gaya dengan membeli mobil BMW, ketika mau perawatan atau servis dan mendapati harganya mahal akhirnya mencari solusi ‘murah’ di bengkel yang tidak sepenuhnya paham dengan mesin atau perawatan BMW.

Toyota “Vios”

Mobil Sering di ModifikasiSaya berikan tanda kutip karena sebenarnya mobil yang akan kita bahas bukanlah Vios, akan tetapi Limo atau Vios Taksi.

Begitu saya lihat mobil Vios yang kucel atau tidak terurus, saya langsung suuzon (hehe), “Jangan-jangan…ini Limo” (suara dubbing Sinetron).

Mungkin punya mobil Vios itu ‘deritanya’ ya disitu. Harus bersih terus. Kalo kotor atau kucel dikit bisa-bisa nanti disangka Limo.

Toyota Limo adalah mobil Vios yang didesain dan di produksi khusus untuk armada Taksi. Singkatnya Vios versi minimalis. Mesinnya sama dengan Vios akan tetapi sudah diseting ECU-nya khusus untuk efisensi bahan bakar, ya namanya juga buat Taksi. Sehingga sepertinya powernya pun lebih rendah dibanding Vios.

Mobil ini setelah berbakti di perusahaan Taksi akan pensiun dan dijual kepada umum, setelah sebelumnya di cat (iyalah) menjadi mobil normal non-taksi. Perusahaan Taksi pun biasanya menawarkan paket “upgrade” ke Vios dengan pemasangan emblem Vios, power window, dan lainnya.

Tapi mau bagaimanapun “upgrade” nya, mobil ini tetaplah mobil taksi Limo. Surat-suratnya nya pun tetap saja tertulis Toyota Limo.

Lalu apa yang salah dengan mobil bekas Taksi ini?

Selayaknya Taksi, Mobil “lelah” ini sudah dalam kondisi bekas pemakaian yang intensif. Riwayat perawatannya pun meski terjadwal, pasti menekan cost. Namanya juga mobil usaha yang bakal di lelang kemudian.

Mobil Vios jadi-jadian ini cukup banyak di jumpai menyamar di jalanan. Membedakannya memang agak susah, harus melihat interior dan dashboardnya. Tetapi kadang dari kualitas cat hasil repaint-nya juga kelihatan.

Uniknya, untuk menutupi jati dirinya sebagai mobil bekas Taksi. Cukup sering mobil Limo ini di “upgrade” alias di modif habis-habisan. Mulai dari bodykit TRD Sportivo, cover jok kombinasi warna, velg racing sampai ke rear wings. Plus tentunya cat nya yang masih basah (baru).

Padahal dari pengamatan saya, kebanyakan pengguna Vios biasanya jarang memodifikasi mobilnya habis-habisan.

Kembali, ketika melihat “Vios” modif semacam itu, saya langsung suuzon, “Jangan-jangan…ini Limo” (suara dubbing Sinetron lagi).

Demikian ulasan kali ini. Kembali, penilaian mobil ini tidak bersifat mutlak dan hanya sebatas pengamatan serta opini pribadi. Masalah perawatan maupun modifikasi mobil memang sangat beragam dan kembali ke pribadi masing-masing.

Barangkali ada yang ingin menambahkan atau berkomentar?

Untuk ulasan dan bahasan mobil menarik lainnya, ikuti juga Instagram kita ya!

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *