Mengulas Lengkap Pacenotes dan Tugas Co-Driver Rally


Ketika menonton balap rally, kita akan mendengar co-driver rally sibuk mengarahkan driver dengan kode petunjuk yang unik. Penasaran kan apa arti bahasa kode tersebut?

Nanti kita bahas disini. Tapi apakah tugas seorang co-driver hanyalah mengucapkan kode-kode petujuk jalan saja?

Kalo hanya begitu sih, siapa saja bisa jadi co-driver rally. Asal sudah bisa membaca, anak SD juga bisa kan hehe.

Peran seorang co-driver sangatlah vital dalam balap rally. Bukan hanya sekedar membacakan petunjuk jalan, seorang co-driver memiliki persyaratan dan tugas-tugas yang harus dijalankan dalam balap rally. Mau tau apa saja?

Dalam ulasan kali ini kita akan mengupas lengkap mengenai co-driver rally. Mulai dari bahasa petunjuk jalan, persyaratan, tugas-tugasnya, dan perlengkapannya.

Kita mulai saja ya. Sudah siap kopinya? hehe

Sekilas Mengenai Balap Rally

Tugas Penting Seorang Navigator atau Co-Driver Rally

Untuk memahami pentingnya peran seorang co-driver rally, sebelumnya kita bahas dulu sedikit mengenai balap rally.

Sebagaimana kita ketahui balap rally adalah balap yang dilakukan dilakukan di jalan umum (public road). Jadi bukan dilakukan di sirkuit sebagaimana balapan mobil umumnya.

Kita bisa melihat mobil-mobil melaju super kencang di jalan yang seringkali melewati daerah terjal atau offroad seperti lumpur, pasir dan salju. Lintasan jalannya pun penuh dengan belokan-belokan tajam dan tanjakan-turunan yang membuat mobil jemping dengan gagahnya.

Hal inilah yang menjadikan balap mobil rally menjadi sangat seru untuk ditonton. Para pecinta rally seringkali menganggap rally ini sebagai balap mobil paling menantang dibanding balap mobil lainnya.

Dibutuhkan ketangguhan mobil, konsentrasi serta skill driver yang tinggi untuk rally. Satu lagi tak boleh ketinggalan, dibutuhkan juga nyali yang besar mengingat balapan ini rentan dengan kecelakaan dikarenakan lintasannya yang ekstrim. Salah sedikit saja, mobil bisa nabrak pohon, masuk jurang, atau nyungseb masuk sungai. Salah satu kelas rally yang legendaris yaitu Group B bahkan dihentikan (banned) karena banyak mengakibatkan kecelakan fatal dan kematian.

Nah saking sulitnya kondisi lintasan dan tingginya resiko dalam rally, balap ini membutuhkan dua orang driver. Bayangkan saja mengemudi kecepatan di atas 200km/jam di area lintasan hutan yang ekstrim. Dijamin celaka bila tidak ada navigator yang memberi petunjuk jalan.

Apakah Pacenotes Itu?

Tugas Penting Seorang Navigator atau Co-Driver Rally

Nah di atas sempat kita bahas sedikit, co-driver memberikan petunjuk jalan dalam bahasa kode yang unik. Inilah yang disebut dengan pacenotes.

Pacenotes ini merupakan petunjuk jalan bagi driver mengenai posisi jalan yang ada di depan mobil. Jadi, bukan sekedar kanan-kiri kanan-kiri kayak tukang parkir hehe.

Selain petujuk arah, kode dari pacenotes juga berisikan beragam petunjuk lainnya seperti jenis belokan, elevasi, kondisi tanah, dan informasi lainnya.

Lalu, kenapa dibuat menjadi kode?

Karena dalam balap, kecepatan merupakan faktor penting. Pacenote lebih mudah dan cepat untuk dibaca, didengar, dan dipahami. Bayangkan saja bila tidak dibuat kode. Nantinya bisa jadi begini, “belokan kanan 50 meter di depan dengan kondisi agak terjal, lalu belok kiri 90 derajat awas ada tanjakan siap-siap loncat.

Wah, dalam kondisi balap kecepatan tinggi, itu pasti memusingkan dan sulit dipahami. Bisa-bisa mobil nyungseb haha

“belokan kanan” dan “agak terjal” pun tidak jelas. Seberapa derajat berbelok dan seberapa terjal yang dimaksud dari “agak terjal” itu.

Itulah kenapa alasan dibuat pacenote. Analoginya mirip dengan note lagu untuk instrumen musik. Hanya saja instrumen disini adalah mobil dan lagunya adalah jalan lintasan.

Pembuatan Pacenotes

Tugas Penting Seorang Navigator atau Co-Driver Rally

Pembuatan atau penulisan sebuah pacenote dilakukan saat pra pertandingan. Istilahnya yaitu pada sesi reconnaissance (obervasi) yang sering juga disebut recce.

Pada saat recce, setiap tim rally akan diberikan kesempatan untuk mengobservasi dan mencoba lintasan balap. Observasi ini dilakukan dengan mobil standard (non-balap) dengan kecepatan maksimal 80km/jam. Seorang co-driver rally akan mengamati seluruh karakter lintasan dan menuliskan pacenotes yang tepat untuk dapat dilalui secepat mungkin.

Bukan hanya pada saat recce, dalam beberapa kompetisi co-driver rally terkadang akan merevisi pacenotes pada saat kompetisi berlangsung.

Lalu kenapa tidak memakai saja pacenotes yang sebelumnya sudah pernah dibuat?

Lintasan rally seringkali berubah. Apalagi lintasannya rally berupa jalan umum perbukitan atau hutan yang seringkali mengalami perubahan karakter baik itu dari elevasi, tekstur jalan, ataupun sudut belokan. Pacenotes yang sebelumnya pernah digunakan tetap dijadikan perbandingan untuk penulisan pacenotes baru.

Pada beberapa kompetisi rally, terutama di Amerika. Pacenotes dibuat oleh perangkat komputer bernama “Jemba” yang dipasang di belakang mobil. Komputer ini dilengkapi alat-alat seperti GPS, odometer, accelerometer yang akan membaca, menganalisa dan mengeluarkan data-data jalan berupa pacenotes. Pacenotes ini lah yang kemudian diberikan dan digunakan setiap tim untuk kompetisi. Tentu saja, tim dapat mengubah pacenote dari Jemba sesuai kebutuhan.

Menulis dan Membaca Pacenotes

Tugas Penting Seorang Navigator atau Co-Driver Rally

Tidak ada standar khusus untuk penulisan sebuah pacenotes sehingga ada beberapa variasi sistem penulisan pacenotes. Meskipun secara umum berbeda, tetap ada persamaan informasi yang terkandung di dalamnya. Variasi ini dikarenakan pemilihan bahasa yang digunakan oleh tim, perbedaan skala pengukuran, dan lainnya.

Sebuah pacenote pasti memiliki informasi arah (kanan/ kiri), jarak, dan derajat belokan (1-5, 1-6 atau deskripsi lainnya). Sampai disini masih cukup simpel bukan?

Tugas Penting Seorang Navigator atau Co-Driver Rally

Nah informasi utama diatas akan ditambah dengan modifier atau informasi tambahan lainnya semisal elevasi, tekstur jalan, sempit/ lebar jalan dan lainnya.

Mari kita lihat contoh pacenotes dibawah ini.

“R5/CR L3 n.c. 100 R1 tidy into L2 300 !! Jump L2 into R3>”

Ini akan dibacakan sebagai “Right 5 over crest, Left 3 don’t cut, 100 Right 1 tidy into Left 2, 300 double caution jump, left 2 into right 3 tightens.”

Pusing ga? haha. Yuk kita breakdown. Terjemahannya kurang lebih seperti ini.

Right 5 over crest = belok kanan menanjak derajat 5.
Left 3 don’t cut = belok kiri derajat 3 jangan dipotong (Kalo belok memotong bisa terkena batu atau yang lainnya).
100 Right 1 tidy into Left 2 = 100 meter/yard di depan belok kanan derajat 1 pelan-pelan menuju belokan kiri derajat 2.
300 double caution jump = 300 meter/yard di depan sangat waspada atau siap-siap untuk loncatan.
Left 2 into right 3 tightens = belok kiri derajat 2 menuju belok kanan derajat 3 menyempit.

Berikut contoh varias pacenotes lainnya.

“100 KL2 100 KR2 200 SQL 100 KR4 50J!→R2+ (D/C!) 100 +SQR 400 F→CR→KL4 100 MC2”

Ini akan dibacakan sebagai “100 K left 2, 100 K right 2, 200 square left, 100 K right 4, 50 caution Jump into right 2 tightens, don’t cut, 100 over square right, 400 flat to crest into K left 4, 100 finish.”

Artinya sebagai berikut.

100 K left 2 = 100 meter/yard di depan belok kiri tajam (K/ Kink) derajat 2.
100 K right 2 = 100 meter/yard di depan belok kanan tajam derajat 2.
200 square left = 200 meter/yard di depan belok kiri 90°.
100 K right 4 = 100 meter/yard di depan belok kanan tajam derajat 4.
50 caution Jump into right 2 tightens, don’t cut = 50 meter/yard di depan loncatan menuju belokan kanan derajat 2 menyempit, jangan dipotong.
100 over square right = 100 meter/yard di depan belok kanan 90°.
400 flat to crest into K left 4 = 400 meter/yard di depan gaspol (flat) menuju tanjakan belok tajam derajat 4.
100 finish = 100 meter/yard di depan finish.

Modifier Dalam Pacenotes

Tugas Penting Seorang Navigator atau Co-Driver Rally

Berikut beberapa modifier atau informasi tambahan yang sering dijumpai dalam sebuah pacenotes.

MC1 = Titik start (main control 1)

MC2 = Titik finish (main control 2)

Square = Belokan 90°.

Hairpin = Belokan sekitar 45°. Membutuhkan handbrake untuk berbelok.

Acute = Belokan sekitar 30°. Membutuhkan banyak handbrake untuk berbelok.

Opens = Belokan dimana ujung jalannya melebar.

Tightens = Belokan dimana ujung jalannya menyempit.

Tight = Belokan sempit.

Long = Belokan panjang.

Short = Belokan pendek.

Middle = Tetap berada di jalur tengah jalan karena ada hambatan di kedua sisi jalan.

Through Dip = Belokan dengan turunan.

Over Crest = Belokan menanjak.

Bump = Ketika ada tonjolan atau lonjakan pada atau setelah belokan.

Jump = Akan ada loncatan di depan.

Flat = Gaspol alias kecepatan maksimal.

Tidy = Dengan hati-hati, pelan atau seksama.

Caution = Waspada terhadap sesuatu. Bisa dipadukan dengan kata “double” atau “Triple” untuk menyatakan derajat bahaya.

Cut = Aman untuk memotong sebuah belokan. Memotong belokan untuk mempersingkat waktu.

Don’t cut = Jangan memotong belokan. Biasanya karena jalan tidak aman atau ada hambatan pada jalan.

Water splash = Ada air di depan. Hati-hati untuk memasuki jalan berair karena dapat membanjiri mesin.

Tugas lainnya, Persyaratan dan Perlengkapan Co-Driver Rally

Tugas Penting Seorang Navigator atau Co-Driver Rally

Selain pemahaman mengenai pacenotes, seorang co-driver rally juga memiliki tugas serta persyaratan lainnya. Berikut beberapa hal yang harus disiapkan oleh seorang co-driver rally.

  1. Map reading dan kemampuan navigasi. Tidak sedikit kompetisi yang menyediakan tulip diagram untuk membantu pembuatan pacenotes. Pemahaman mengenai peta serta navigasi yang baik wajib sangat penting bagi seorang co-driver rally.
  2. Tidak mudah mual (travel sick). Seorang co-driver rally akan memandu laju mobil dengan membacakan tulisan pacenotes. Hal tersebut dilakukan dalam kondisi kecepatan tinggi, manuver ekstrim serta gunjangan-gunjangan dalam mobil. Untuk yang mudah mabuk darat, ya dijamin muntah hehe.
  3. Keberanian tinggi. Sama halnya dengan driver, co-driver juga membutuhkan keberanian tinggi. Apalagi dia tidak dalam posisi kontrol mobil alias penumpang yang notabene sensasinya lebih menakutkan.
  4. Tidak sedikit co-driver rally yang juga bertugas sebagai sekretaris atau manajer tim. Dia mengatur berbagai macam tektek bengek keperluan tim dari booking hotel, memastikan mobil sudah diisi bensin, sampai bahkan pada sarapan!
  5. Siapkan mental yang kuat. Apabila menang, seorang co-driver akan mendapat apresiasi yang lebih rendah dibanding driver. Apabila kalah atau ada error, tidak jarang yang disalahkan adalah co-driver.

Ada beberapa perlengkapan yang harus dimiliki seorang co-driver rally. Sebagian perlengkapan merupakan perlengkapan vital sedangkan sebagian lainnya bersifat kondional tergantung pada jenis kompetisinya. Berikut diantaranya beberapa perlengkapan tersebut.

  1. Buku pacenotes
  2. Pensil mekanik
  3. Marker
  4. Stop watch atau jam stop watch
  5. GPS
  6. Trip meter
  7. LED bulp atau lampu senter
  8. Penggaris yang dilengkapi satuan derajat (busur derajat)
  9. Peta

Sebagai penutup, marilah kita lihat video lucu berikut ini. Dalam video ini seorang co-driver dari India kesal dengan drivernya yang tidak menggubris intruksi jalannya.

Demikian ulasan kali ini. Gimana, ada dari kalian yang ingin menjadi co-driver rally? Tentunya masih ada banyak bahasan lainnya mengenai co-driver rally tapi kita cukupkan saja sampai disini.

Ada yang mau menambahkan atau berkomentar?

Untuk ulasan dan bahasan mobil menarik lainnya, ikuti juga Instagram kita ya!

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *