Posisi Mengemudi Terbaik Untuk Keamanan & Kecepatan


Dalam segmen teknik mengemudi kali ini kita akan membahas mengenai posisi mengemudi.

Meski terdengar simpel, posisi mengemudi merupakan hal yang penting dan vital bagi keamanan dan kenyamanan mengemudi. Sama seperti hal basic lainnya, posisi mengemudi memang hal yang mendasar tetapi nantinya akan berpengaruh besar bagi performa mengemudi. Jadi apabila dasarnya sudah tidak benar, maka akan sulit untuk berkembang ke tahap yang lebih lagi.

Bukan hanya keamanan dan kenyamanan mengemudi saja, posisi mengemudi tentu berpengaruh terhadap kecepatan. Dengan posisi yang baik maka manuver-manuver dalam mengemudi akan semakin smooth, efektif dan juga menghemat tenaga (efisien).

Dalam ulasan kali ini kita akan membahas posisi mengemudi terbaik untuk keamanan dan kecepatan. Mulai dari tujuan, posisi tangan, lengan, kaki, badan, serta tips-tips lainnya.

Kita mulai saja. Kopinya sudah siap kan?

You wouldn’t set off up Everest without first lacing up your hiking boots” -Robin Page, Vice President of interior design Volvo

Tujuan dari Posisi Mengemudi Terbaik

Posisi Mengemudi Terbaik Untuk Keamanan & Kecepatan

Posisi mengemudi terbaik akan mampu menghasilkan manfaat sebagai berikut.

  1. Mampu memegang stir dengan baik sekalipun dalam kondisi ekstrim seperti saat berbelok tajam.
  2. Memberikan efiensi kerja pada badan, sehingga tidak mudah lelah atau pegal.
  3. Memberikan jarak pandang (visibilitas) yang maksimal.
  4. Mencegah terjadinya benturan-benturan seperti misal lutut dengan stir.
  5. Memberikan kontrol terhadap mobil secara maksimal.

Posisi Tangan dan Lengan

Posisi Mengemudi Terbaik Untuk Keamanan & Kecepatan

Kita mulai dari posisi tangan dan lengan. Bayangkan kita masuk ke dalam mobil kita, lalu duduk. Setelahnya lakukan hal berikut.

  1. Pertama, julurkan lengan anda dan tempatkan pergelangan tangan di atas stir. Apabila kita harus memajukan badan maka posisi kita terlalu ke belakang. Majukan jok serta atur kemiringan sandaran punggung sampai kita bisa menempatkan pergelangan tangan di atas stir. Idealnya lengan membentuk sudut sekitar 90°.
  2. Tangan harus dapat bebas bergerak di sekeliling stir. Atur kembali posisi, jangan sampai ada benturan antara lengan dan lutut. Apabila siku kita berbenturan dengan pintu, maka perlu dipertimbangkan untuk mengganti stir ke ukuran yang lebih kecil.
  3. Posisi tangan pada stir adalah posisi jam 9 dan 3. Inilah posisi tangan terbaik untuk memegang stir.
  4. Apabila kita memiliki stir yang bisa diatur posisinya (adjustable), maka pertimbangkan untuk sedikit mendekatkan stir kepada kita. Hal tersebut dapat menambah kontrol terhadap mobil terutama pada kondisi ekstrim seperti saat berbelok tajam.

Posisi Kaki

Posisi Mengemudi Terbaik Untuk Keamanan & Kecepatan

 Setelah tangan dan lengan, kita lanjut ke pengaturan kaki. Pengaturan kaki lebih mudah dibandingkan lengan. Lakukan hal berikut.

  1. Yang paling utama dari posisi kaki adalah kaki harus mampu menekan pedal dengan baik. Tekan pedal kopling, rem, dan gas secara penuh. Apabila kaki kita kesusahan untuk menekan penuh, atur posisi jok kembali. Posisi kaki saat menekan penuh tidak boleh lurus, melainkan tetap sedikit membengkok.
  2. Pastikan ada jarak selebar 2-3 jari antara belakang lutut dengan ujung jok.
  3. Cek kembali pergerakan tangan di sekeliling stir. Jangan sampai lutut berbenturan dengan lengan atau stir.

Posisi Punggung (Posisi Badan)

Posisi Mengemudi Terbaik Untuk Keamanan & Kecepatan

  1. Punggung dan pundak harus menempel semua kepada sandaran punggung jok. Dorong pantat sedekat mungkin dengan sandaran jok.
  2. Pada saat berbelok ataupun manuver stir lainnya, posisi punggung serta bahu harus tetap menempel pada sandaran punggung jok. Apabila saat kita berbelok dan pundak kita tidak bersentuhan dengan sandaran jok maka majukan sandaran jok ke depan. Hal ini akan membuat proses mengemudi lebih stabil.
  3. Posisi punggung pada saat mengemudi balap biasanya lebih cenderung ke depan. Hal ini akan menambah kontrol mobil, fokus dan visibilitas pengemudi. Hal ini berbeda dengan harian dimana punggung lebih cenderung ke posisi yang relax.
  4. Pinggul diusahakan sejajar dengan lutut.

Tinggi Jok

Posisi Mengemudi Terbaik Untuk Keamanan & Kecepatan

  1. Jok yang rendah merupakan posisi yang paling ideal untuk keamanan serta kecepatan. Itulah kenapa jok racing seperti Recaro, Sparco, Bride lebih rendah dibandingkan jok stock bawaan pabrik. Sama halnya dengan mobil ceper, jok yang rendah membuat pengemudi lebih dekat dengan pusat gravitasi mobil. Hal tersebut membuat mobil lebih stabil serta lebih aman dari kemungkinan terjungkir (roll-over). Posisi yang rendah juga membuat pengemudi lebih menyatu dengan mobil, dalam artian pengemudi lebih dapat merasakan pergerakan mobil (body-roll), transfer beban, dan juga keseimbangan mobil.
  2. Meskipun demikian, pada penggunaan harian sebaiknya jok jangan terlalu rendah karena dapat membatasi pandangan ke area bawah-depan mobil. Apalagi jalanan banyak yang berlubang, polisi tidur, atau kucing yang lewat, hehe. Itulah alasan kenapa pabrikan umumnya tidak menggunakan jok yang rendah.
  3. Pada saat di track, kita juga harus memperhitungkan tinggi jok dengan kepala kita yang tentunya akan menggunakan helm. Jangan sampai kepala kita banyak terbentur dengan atap mobil.
  4. Ketika sudah selesai mengatur tinggi jok, pastikan kembali kaki mampu menjangkau seluruh pedal dengan nyaman. Tekan penuh pedal-pedal tersebut untuk memastikannya.

Tips Posisi Mengemudi Lainnya

Posisi Mengemudi Terbaik Untuk Keamanan & Kecepatan

Berikut beberapa posisi lainnya yang berhubungan dengan posisi mengemudi.

  1. Jika kita menggunakan sabuk pengaman tipe harness, ketika sudah dipasang maka kita akan sulit untuk menjangkau. Oleh karena itu pastikan kita sudah mengatur kaca spion dan gadget lainnya. Pastikan juga lengan kita masih dapat menjangkau tombol-tombol switch/ panel pada dashboard mobil kita.
  2. Titik tengah dari sandaran kepala harus lebih tinggi dari telinga pengemudi. Sandaran kepala ini juga berfungsi sebagai penahan kepala apabila terjadi kecelakaan.
  3. Dalam pemilihan jok, yang terbaik bukan selalu yang nyaman. Jok yang baik haruslah memiliki struktur yang ringan dan kaku (rigid). Struktur tersebut kemudian dibentuk untuk mampu menopang postur badan manusia dengan baik. Hindari jok yang terlalu empuk atau lembut yang membuat pengemudi serasa tenggelam masuk ke dalam jok.

Demikian ulasan kali ini. Untuk ulasan mengenai teknik mengemudi tingkat lanjut (performance driving) bisa kita lihat disini.

Ada yang mau berkomentar atau menambahkan?

Untuk ulasan dan bahasan mobil menarik lainnya, ikuti juga Instagram kita ya!

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *