5 Sirkuit Balap Mobil Legendaris Terbaik Dunia


Berbicara tentang balap mobil, tentunya tidak lepas dari yang namanya sirkuit.

Di sirkuit lah tempat dimana sejarah balap tercipta. Berbagai cerita mengenai persaingan sengit, perjuangan para atlit balap, luapan kegembiraan, kekecewaan, sampai bahkan kematian. Sirkuit merupakan saksi bisu drama motorsport yang sampai saat ini masih diperbincangkan banyak orang.

Terbayang bukan?

Berbeda dengan kebanyakan olahraga lainnya, sirkuit bukan hanya sekedar venue atau tempat berlangsungnya pertandingan. Sirkuit merupakan bagian dari sebuah pertandingan balap. Para atlit harus beradu talenta dalam menaklukkan sirkuit yang setiap sirkuitnya memiliki karakteristik dan tantangan yang berbeda.

Pemahaman mengenai karakteristik sebuah sirkuit merupakan hal yang wajib dimiliki setiap atlit balap. Setiap lurusan, belokan, tikungan tajam, tanjakan, dan turunan menjadi arena yang harus dijajal dengan performa terbaik yang dimiliki setiap pembalap.

Lalu seperti apakah sirkuit mobil yang terbaik itu?

Pada ulasan kali ini kita akan membahas sirkuit balap mobil legendaris terbaik di dunia. Hal yang menentukan sebuah sirkuit untuk menjadi terbaik dan legendaris diantaranya adalah sejarah, bahaya, atmosfir dan pemandangan.

Biar tidak terlalu panjang, kita mulai saja ya. Siapkan kopinya, hehe.

Nürburgring

Sirkuit Balap Mobil Legendaris Terbaik di Dunia

Anybody who says he loves The Nürburgring, is because he hasn’t driven there fast enough.” – Niki Lauda

Sebutkan kata “Nürburgring” kepada car enthusiast dan lihat mata mereka menjadi berbinar-binar, hehe.

Sirkuit ini sudah lama dikenal sebagai salah satu sirkuit terkenal dan sakral di dunia motorsport. Jadi ya sudah dijamin masuk ke dalam list ulasan ini.

Alasannya?

Nürburgring merupakan sirkuit dengan komposisi desain lintasan dan tantangan paling komplit. Dengan belokan lebih dari 154 belokan dan lebar jalan yang sempit membuat Nürburgring sangat menantang. Keseluruhan lintasan Nürburgring juga memiliki struktur elevasi yang berubah-ubah. Lintasan jalannya tidak smooth, alias bumpy. Belum ditambah banyaknya tanjakan dan turunan.

Bukan hanya itu saja, sirkuit ini memiliki lintasan yang sangat panjang yaitu lebih dari 20 km. Coba bayangkan, mengemudi kecepatan tinggi pada lintasan yang liar seperti dengan panjang 20 km lebih!

Karakteristik ini lah yang membuat Nürburgring menjadi salah satu sirkuit yang sangat berbahaya di dunia. The Green Hell, adalah nama julukan yang sudah lama melekat dengan sirkuit ini. Di balik asri dan hijaunya pepohonan, di dalamnya terdapat sebuah “neraka” yang sudah banyak menyiksa siapa yang berani menjajalnya. Banyak sekali kecelakaan bahkan sampai kematian terjadi di sirkuit “neraka hijau” ini.

Salah satu momen bersejarah terjadi pada rivalitas legendaris pembalap Formula 1 antara Niki Lauda dan James Hunt di 1976. Ketika itu Niki Lauda mengalami kecelakaan mengerikan di Nürburgring yang membuatnya sangat dekat dengan kematian. Kecelakaan tersebut membuat Lauda mengalami luka bakar yang serius dan keracunan gas beracun. Namun, berkat rivalitas dan dedikasi yang luar biasa, Niki Lauda kembali bertanding hanya 6 minggu setelah kecelakaan dengan kondisi yang belum sepenuhnya pulih.

Desain lintasan serta karakteristik Nürburgring yang komplit juga membuat para produsen mobil menjadikannya sebagai tempat uji coba mobil mereka. Mulai dari mobil city car sampai kelas sport atau exotic sudah banyak yang dites performanya di sirkuit ini. Bukan hanya itu saja, para produsen seringkali bersaing dalam lap time dan memajang hasilnya sebagai salah satu nilai jual sebuah mobil. Nürburgring telah menjadi sebuah tolak ukur yang paten bagi kehandalan mobil.

Spa-Francorchamps

Sirkuit Balap Mobil Legendaris Terbaik di Dunia

The most beautiful corner in the world. A corner of speed, passing, and commitment.” – Fernando Alonso

Spa-Francorchamps atau seringkali disingkat Spa, merupakan sirkuit dengan karakter seperti roller coaster. Hal ini dikarenakan sirkuit ini didominasi oleh turunan dan tanjakan dengan kecepatan tinggi.

Spa memang didesain dengan speed in mind. Sirkuit ini tidak memiliki banyak belokan ataupun tikungan tajam. Inilah yang menjadikan para pembalap akan sering flat-out alias gaspol. Belokannya tidak banyak yang tajam sehingga pembalap hanya sedikit mengangkat kaki kanannya bahkan terkadang tetap flat-out. Karakter kecepatan inilah yang seringkali membuat Spa dikenal sebagai sirkuit adu nyali atau adu mental. Yang angkat kaki kanan, dialah yang akan disusul dengan yang berani flat-out. Kebanyakan belokan di Spa dilalui dengan kecepatan lebih dari 290 km per jam! Kebayang gimana horrornya? Tidak heran, banyak orang yang menyebut Spa sebagai Nürburgring versi Belgia.

Salah satu belokan yang paling menarik di Spa adalah Eau Rouge. Inilah salah satu belokan legendaris dalam dunia balap mobil. Bahkan Fernando Alonso menyebut Eau Rouge sebagai belokan terindah di dunia. Pada belokan ini, mobil akan berbelok menanjak dengan sangat cepat. Akselarasi Formula 1 di belokan ini dapat mencapai 4,4 G. Seperti apa rasanya 4,4G itu? Tarikan mobil supercar adalah 1,2G, bahkan astronot di pesawat ulang-alik take off memiliki tarikan 3,2G. Nah ini 4,4G!

Tanjakan pada Eau Rouge memiliki perubahan elevasi sebesar 40,8 m. Hampir sama seperti tinggi gedung 12 tingkat atau 28 mobil ditumpuk. Ditambah dengan kecepatan tinggi, terbayang gimana rasanya belokan Eau Rouge? Serasa Roller Coaster!

Ngerinya lagi, Eau Rouge seringkali menjadi tempat menyusul antar pembalap. Sungguh mendebarkan!

Selain karakter lintasannya, Spa juga terkenal dengan panorama alamnya yang sangat indah. Area sekelilingnya merupakan perbukitan yang asri dan menyejukkan mata. Namun cuaca di daerah ini dikenal tidak dapat di prediksi. Hal ini juga menambah tantangan balap mobil di Spa.

Sama seperti Nürburgring, Spa juga dikenal sebagai sirkuit kecepatan tinggi yang telah menelan banyak korban. Yang paling terkenal adalah pada tahun 1960 dimana dua pembalap Formula 1, Chris Bristow dan Alan Stacey meninggal dalam kurun waktu 15 menit. Sebelumnya, seorang pembalap yaitu Stirling Moss juga mengalami kecelakaan parah pada sesi practise.

Circuit de Monaco

Sirkuit Balap Mobil Legendaris Terbaik di Dunia

Riding a bicycle around your living room” – Nelson Piquet

Monaco merupakan salah salah satu sirkuit jalanan yang artinya jalan umum yang disulap menjadi sirkuit balap. Proses persiapan atau pembuatan sirkuit ini memakan waktu sekitar 6 minggu. Bila dua track sebelumnya banyak dihiasi pepohonan, Monaco selayaknya street track dikelilingi pemukiman dan perhotelan di area pinggir pantai.

Desain lintasan Monaco adalah banyak tanjakan-turunan, tikungan tajam, dan yang paling terkenal, lebar jalannya yang sempit. Karakteristik tersebut menjadikannya sebagai salah satu sirkuit paling menantang dalam balap mobil. Monaco juga dikenal sebagai sirkuit yang secara umumnya kurang aman dibanding sirkuit lainnya dalan Formula 1.

Belokan terpelan di sirkuit ini memiliki kecepatan maksimal 48 km/jam, sedangkan belokan tercepatnya dapat mencapai 260 km/jam. Di Monaco juga terdapat area terowongan yang populer karena disinilah suara raungan mobil balap akan semakin merdu untuk didengar. Selain itu, terowongan ini juga merupakan salah satu area tercepat sehingga mobil akan melintasinya dengan kecepatan tinggi.

Area terowongan ini termasuk area yang sulit. Para pembalap akan merasakan perubahan cahaya dari terang ke gelap lalu terang kembali. Melaju kecepatan tinggi dengan perubahan cahaya tersebut membutuhkan konsentrasi serta kemampuan adaptasi mata yang cepat. Apalagi keluar dari terowongan ini pembalap harus melakukan hard brake untuk berbelok. Disinilah seringkali terjadi kecelakaan.

Seperti sudah disebutkan sebelumnya, Monaco terkenal dengan lebar jalannya yang sempit. Dinding pembatas akan berada sangat dekat dengan mobil. Ditambah dengan belokan tajam serta elevasi yang berubah-ubah, hal ini membuat tidak ada ruang untuk melakukan kesalahan. Kesalahan kecil saja dapat membuat pembalap keluar pertandingan atau bahkan kecelakaan fatal.

Sempitnya jalan juga membuat overtaking atau menyalip sulit untuk dilakukan. Oleh karena itu, posisi grid dan strategi pit merupakan dua faktor yang penting dalam penentu kemenangan di sirkuit ini.

Monaco GP merupakan salah satu dari “Tiga Mahkota Motorsport” (Triple Crown of Motorsport) yang merupakan pencapaian atau prestasi bergengsi dalam karir seorang pembalap mobil.

Circuit de la Sarthe

Sirkuit Balap Mobil Legendaris Terbaik di Dunia

Le Mans’ is the only racing movie that is totally realistic.” – Jenson Button

Le Mans. Pasti tau atau setidaknya pernah dengar kan?

24 Hourse of Le Mans atau sering disingkat dengan Le Mans adalah ajang balap mobil dimana pertandingan dilakukan non-stop selama 24 jam. Ya betul, pertandingan ini merupakan pertandingan balap ketahanan (endurance racing) tertua di dunia yang diadakan dari 1923.

Le Mans merupakan salah satu ajang motorsport kelas dunia yang sangat bergengsi. Sama seperti Monaco GP (dan Indy 500), Le Mans termasuk ke dalam Triple Crown of Motorsport. Tiga Mahkota Motorsport merupakan prestasi karir yang sangat membanggakan untuk setiap pembalap mobil kelas dunia.

Bisa kita bayangkan, balap mobil 1 atau 2 jam sudah menguras tenaga dan keringat. Ini 24 jam full non-stop! Le Mans merupakan pertandingan yang menguji pembalap, tim, dan mesin sampai pada limitnya. Selama 24 jam kita harus bersaing balapan kecepatan tinggi, mesin mobil yang terus meraung-raung dan tim yang terus standby selama 24 jam. Brutal!

Mobil saya kalo dipake Le Mans, mungkin 24 jam kemudian sudah babak belur ga karuan kayak jambret digebukin massa hehe. Atau malah baru seperempat jam udah babak belur, karena nabrak hahaha.

Back to topic.

Selama puluhan tahun Le Mans telah banyak menginspirasi balapan 24 jam serupa lainnya di seluruh penjuru dunia. Sebut saja seperti di Daytona, Nürburgring, Spa-Francorchamps, dan Bathurst. Kebayang kan betapa sakral dan prestisenya ajang balap ini.

Nah, Circuit de la Sarthe adalah tempat kelahiran dari Le Mans.

Sirkuit ini telah menjadi saksi drama Le Mans dari awal sampai sekarang. Bagaimana cerita perjuangan, kegembiraan, kekecewaan sampai kematian terjadi.

Dengan panjang 13,6 km, Circuit de la Sarthe merupakan salah satu sirkuit terpanjang di dunia. Belum ditambah desainnya yang didominasi lurusan panjang menjadikannya sebagai tempat high speed racing. Bayangkan saja, 85% dari waktu lap di sirkuit ini dihabiskan dengan full throttle alias gaspol! Benar-benar menguji konsentrasi pembalap dan ketahanan mesin.

Dulunya, sirkuit ini benar-benar gila. Kecepatan tingginya rata-rata di 367 km/jam. Bahkan di tahun 1988 pernah tercapai kecepatan maksimal sebesar 407 km/jam! Ngeri bener!

Karena pertimbangan keselamatan, FIA menyaratkan lurusan lintasan tidak boleh lebih dari 2 km. Circuit de la Sarthe pun mengalami modifikasi desain. Sekarang rata-rata kecepatannya menjadi kisaran 250 km/jam.

Oya, ada lagi nih kegilaan Le Mans. Tadi sempat disebutkan panjang sirkuit ini adalah 13,6 km. Nah, mau tau selama 24 jam berapa total lap dan jarak tempuh mobil melintasi sirkuit tersebut?

Kisarannya 355 sampai 397 laps! Jarak tempuhnya mencapai kisaran 4.838 sampai 5.410 km!

Nih mau tau 5.410 km itu jarak mana ke mana?

Ujung barat ke ujung timur Indonesia! Ya betul Sabang sampai Merauke jaraknya 5248 km. Luar biasa!

Suzuka

Sirkuit Balap Mobil Legendaris Terbaik di Dunia

Suzuka tested drivers’ strength, determination, bravery and courage. While I was driving the race car here I felt I was something special.” – Ayrton Senna

Sekarang saatnya kita mengulas sirkuit yang berasal dari Asia, tepatnya Jepang.

Ya, Suzuka. Pasti udah pada kenal. Mirip-mirip nama pacarnya Nobita haha.

Suzuka ini sudah langganan digunakan oleh Formula 1, jadi namanya sudah tidak asing lagi bukan. Tapi bukan hanya itu saja, sirkuit yang dimiliki oleh Honda ini penuh dengan sejarah.

Sejak dibangun di 1962, Suzuka tidak banyak mengalami perubahan. Desain lintasannya merupakan figure 8 (angka 8), yang merupakan konfigurasi yang cukup jarang. Lintasan sirkuit ini mengalir dengan sangat baik. Perpaduan antara high speed dan juga belokan yang bervariasi membuat Suzuka menjadi salah satu sirkuit yang fun to drive bagi para pembalap.

Sudah banyak berbagai pujian mengenai Suzuka, baik itu mengenai layoutnya, karakteristiknya ataupun suasana kotanya. Mulai dari Fernando Alonso, Jenson Button, Nico Hulkenberg, Valtteri Bottas, Sebastian Vettel sampai pembalap legendaris Ayrton Senna, semua memuji Suzuka. Sepertinya sirkuit ini merupakan sirkuit paling banyak di favoritkan para pembalap. Salah satu artikel mengenai ini bisa di cek disini.

Jadi tidak heran dan sudah jelas, Suzuka merupakan salah sirkuit terbaik di dunia!

Eit, tapi bukan itu saja. Dari sisi sejarah pun, sirkuit ini banyak merekam sejarah fenomenal motorsport dunia. Sebut saja seperti persaingan antara Ayrton Senna dengan Alain Prost. Atau pertandingan dramatis di 1976 antara Niki Lauda dan James Hunt untuk memperebutkan gelar juara dunia Formula 1.

Kisah pembangunan sirkuit ini juga memiliki cerita tersendiri. Awalnya Suzuka akan dibangun diatas area datar alias daerah yang digunakan untuk persawahan. Mengetahui hal tersebut, presiden dan founder Honda, Soichiro Honda menjadi geram dan berkata “Apa yang kamu pikir kamu lakukan?? Menghancurkan sawah untuk membangun sirkuit balap.”

Maksud Soichiro Honda berkata seperti itu adalah makanan harus selalu menjadi prioritas yang dihormati. Akhirnya proyek pembangunan pun dipindahkan ke area pegunungan dimana tidak akan mengganggu persawahan atau perkebunan. Keren kan? hehe

Bukan hanya karakter lintasannya yang menyenangkan, Suzuka juga dikenal sebagai sirkuit dengan berbagai fasilitas yang menyenangkan para pengunjung atau pembalap. Pada sirkuit ini juga terdapat taman hiburan kayak Dufan. Hal ini dimaksudkan bukan hanya sebagai sarana rekreasi, tetapi agar anak-anak bisa melihat dan mengenal balap mobil sejak dini. Selain itu, Suzuka juga dilengkapi dengan water park, hotel, restaurant, pemandian air panas, sekolah mengemudi, racing theater, dan area camping keluarga. Pokoknya lengkap!

Demikian ulasan kali ini. Sebenarnya masih ada beberapa sirkuit kelas dunia legendaris lainnya misal seperti Mount Panorama, Laguna Seca, atau Monza. Tapi berhubung sudah terlalu panjang dan kasian tar bacanya malah jadi ngantuk, jadi kita cukupkan dulu saja.

Mungkin nanti kita buat ulasan lanjutan/ bagian ke-2 nya.

Ada yang mau menambahkan atau berkomentar?

Untuk ulasan dan bahasan mobil menarik lainnya, ikuti juga Instagram kita ya!

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *