Teknik Mengemudi: Heel and Toe


Teknik heel and toe merupakan teknik lanjutan dari rev matching. Heel and Toe merupakan teknik menurunkan gigi (downshift) dengan rev matching yang digabung dengan pengereman (braking).

Apabila dalam rev matching terkadang sebelumnya kita melakukan pengereman, dalam heel toe ini keduanya digabung menjadi satu kesatuan yaitu kita melakukan rev matching (tap/ tepuk pedal gas) sambil mengerem.

Lho bagaimana caranya bisa berbarengan begitu?

Dengan menggunakan heel and toe alias ujung/ jari kaki dan tumit.

Begini caranya. Anggap kita melaju dan akan berbelok sambil menurun gigi dari 3 ke 2.

  1. Rem dengan bagian ujung atau jari kaki kanan.
  2. Sambil tetap mengerem, tekan penuh pedal kopling dengan kaki kiri, lalu geser atau putar bagian bawah kaki kanan kita dan tepuk (tap) pedal gas dengan tumit kaki kanan.
  3. Rpm akan naik dan masukkan gigi 2.
  4. Lepaskan pedal kopling.

teknik heel and toe

Sama seperti pada Rev Matching, besaran tepukan (tap) pada pedal gas tergantung dari kecepatan laju kendaraan yang nantinya apabila sudah sering di praktekkan ini akan diketahui secara feeling hehe.

Kecepatan melepaskan pedal kopling tergantung dari jenis kopling mobil kita. Apabila kopling racing maka pedal kopling bisa dengan agak cepat dilepaskan tetapi apabila stock/ standar maka sebaiknya lepaskan/ angkat kopling dengan perlahan.

Apabila kita akan turun gigi sebanyak 2 tingkat, misal dari gigi 4 ke gigi 2, maka heel and toe pun dilakukan dua kali. bruumm- brummmmm, mungkin seperti itulah nanti suaranya haha.

Pada beberapa mobil terutama mobil sport biasanya pedal rem dan pedal gas berjarak cukup dekat yang memang di desain untuk kemudahan heel and toe. Apabila demikian, sebagai pengganti tumit kita bisa menggunakan bagian sisi kanan kaki kita untuk menepuk (tap) pedal gas. Alternatif ini juga bisa digunakan untuk kalian yang berkaki panjang/ besar, seperti saya hehe.

Upayakan untuk menggunakan sepatu ketika menggunakan teknik ini untuk memperkokoh pijakan serta mencegah tergelincirnya (slip) kaki kita. Semakin baik bila menggunakan sepatu dengan sol yang tidak terlalu tebal sehingga kita bisa merasakan tekanan pedal rem dengan baik.

Tujuan dari heel and toe pada dasarnya sama dengan rev matching yang telah saya jelaskan sebelumnya. Hanya saja teknik ini memiliki kecepatan yang lebih karena memadukan pengereman dengan rev matching.

Teknik ini merupakan teknik yang cukup sulit dan membutuhkan waktu untuk dipelajari. Pada awalnya kita akan seringkali menekan rem terlalu dalam sehingga mobil akan terguncang. Tapi itu sangat wajar terjadi jadi jangan menyerah dan tetap nikmati keseruan belajar heel toe-nya hehe.

Apabila kita perhatikan, mobil-mobil balap di track/ sirkuit sebelum berbelok pasti akan terdengar suara menggerung-gerung. Nah itu sedang melakukan menurunkan gigi serta rev matching dengan teknik heel and toe.

Dibawah ini bisa kita lihat video Porsche 996 GT3 RS yang menurunkan gigi 3 kali sebelum berbelok dengan teknik heel and toe. Lihat lampu belakang yang menyala yang berarti mobil tersebut sedang mengerem sambil meng-tap atau menggerung pedal gas sebanyak 3 kali.

Untuk teknik mengemudi lanjutan (advance/ performance driving) lainnya, bisa kita lihat disini.

Ada yang mau berbagi pengalamannya dalam melakukan teknik heel and toe?

Untuk ulasan dan bahasan mobil menarik lainnya, ikuti juga Instagram kita ya!

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *